Kategori: Uncategorized

  • Bangun Kepercayaan Publik, Satgas Damai Cartenz Tingkatkan Kolaborasi dengan Mitra Media Timika

    TIMIKA – Dalam rangka memperkuat sinergi dan membangun komunikasi konstruktif dengan insan pers, Satgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026 menggelar kegiatan silaturahmi bersama wartawan di Kabupaten Mimika, Selasa (17/2/26).

    Kegiatan yang berlangsung di kedai kopi kawasan Timika, menjadi ajang dialog awal antara jajaran Satgas Humas dan para jurnalis yang selama ini aktif melakukan peliputan di wilayah Mimika dan sekitarnya.

    Dalam kesempatan tersebut, pernyataan Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., disampaikan melalui Kasubsatgas Penmas Satgas Humas Ops Damai Cartenz 2026. Ia menyampaikan apresiasi atas kemitraan yang telah terjalin dengan media.

    “Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan rekan-rekan media yang telah membantu menyampaikan informasi kepada masyarakat secara objektif dan sesuai kaidah jurnalistik,” ujar Kasubsatgas Penmas membacakan pernyataan Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2026.

    Lebih lanjut, dalam pernyataan tersebut ditekankan bahwa peran media memiliki posisi strategis dalam mendukung keberhasilan Operasi Damai Cartenz 2026, khususnya melalui penyampaian informasi yang akurat, berimbang, dan tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.

    “Kami berharap rekan-rekan media dapat terus bekerja sama dalam menyukseskan Operasi Damai Cartenz 2026 melalui pemberitaan yang informatif, proporsional, dan bertanggung jawab. Semoga hubungan baik serta koordinasi yang efektif dalam penyampaian informasi dapat terus terjaga,” lanjutnya.

    Pertemuan ini juga menjadi momentum untuk membangun komunikasi dua arah antara aparat dan insan pers, sehingga setiap perkembangan situasi di lapangan dapat tersampaikan secara cepat, tepat, dan terverifikasi, guna mencegah terjadinya disinformasi.

    Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa keterbukaan informasi dan kemitraan dengan media merupakan bagian integral dalam menjaga stabilitas keamanan.

    “Kami memandang media sebagai mitra strategis. Informasi yang akurat dan berimbang sangat dibutuhkan agar masyarakat tidak terpengaruh oleh isu-isu yang belum tentu benar. Sinergi antara aparat dan insan pers menjadi kunci terciptanya situasi yang kondusif,” tegasnya.

    Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, menyampaikan bahwa komunikasi yang terbangun secara baik akan memperkuat kepercayaan publik terhadap kinerja aparat di lapangan.

    “Melalui silaturahmi ini, kami ingin memastikan setiap informasi terkait Operasi Damai Cartenz dapat tersampaikan secara jelas dan transparan. Kami membuka ruang koordinasi seluas-luasnya dengan rekan-rekan media,” ujarnya.

    Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan kemitraan antara Satgas Humas Ops Damai Cartenz 2026 dan insan pers di Timika semakin solid, sehingga penyampaian informasi kepada masyarakat dapat berjalan optimal dan mendukung terciptanya situasi keamanan yang stabil di Papua.

  • Antisipasi Lonjakan Jelang Hari Raya, Satgas SABER PMJ Awasi Harga dan Distribusi Bahan Pokok Di Pasar Koja

    Jakarta – Satgas Sapu Bersih (SABER) Pelanggaran Harga, Keamanan dan Mutu Pangan Tahun 2026 melakukan pengecekan harga dan ketersediaan bahan pokok dan penting (bapokting) di Pasar Koja Baru, Jakarta Utara, Kamis (19/2/2026).

    Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Biro Perencanaan, Kerjasama, dan Humas BAPANAS RI Dr. Ir. Budi Waryanto, Pimpinan Wilayah Perum Bulog Jakarta-Banten Taufan Akib, perwakilan Dinas KPKP Jakarta Utara Ibu Gusti, perwakilan Dinas PPKUKM Jakarta Utara Andriansyah, perwakilan Perum Bulog Jakarta Utara M. Helmy, serta Plt. Kepala Pasar Koja Baru Novy.

    Kasubdit 1 Indag Polda Metro Jaya AKBP Dr. Muh. Ardila Amry mengatakan pengecekan dilakukan rutin setiap hari di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

    “Setiap hari kami turun minimal di 46 titik, baik pasar tradisional maupun ritel modern, untuk memastikan stok, harga, keamanan dan mutu bahan pokok,” ujar AKBP Ardila.

    Ia menjelaskan, langkah yang dilakukan meliputi upaya preemtif melalui sosialisasi dan edukasi kepada pedagang terkait Harga Eceran Tertinggi (HET) dan Harga Acuan Pemerintah (HAP).

    Selain itu, dilakukan langkah preventif berupa pemantauan harian dan teguran administrasi bagi pedagang yang menjual tidak sesuai ketentuan. Jika tetap melanggar, akan direkomendasikan pencabutan izin usaha.

    “Bagi yang belum memiliki izin usaha, akan dikoordinasikan dengan pengelola pasar terkait evaluasi perpanjangan kontrak lapak,” jelasnya.

    Satgas juga menyiapkan langkah represif sebagai upaya terakhir terhadap pelaku penimbunan, sesuai ketentuan perundang-undangan.

    Pengecekan ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) agar masyarakat dapat berbelanja dengan aman dan nyaman

  • Hello world!

    Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start writing!