Sorotan: dari Sisi Firespot, Palangka Raya Menjadi Wilayah dengan Jumlah Tertinggi, Yakni 592 Titik…

Tidak hanya mengecek posko, Wakapolri memastikan langsung kesiapan personel dan peralatan yang digelar untuk menghadapi karhutla, termasuk mengecek Pamen dan Pati peserta didik pendidikan kepemimpinan Polri yang diterjunkan ke wilayah terdampak.
Upaya tersebut menjadi penting karena kondisi karhutla tahun ini semakin berat akibat El Nino yang sangat kuat.
Kotawaringin Timur menjadi wilayah dengan luasan lahan terbakar terbesar, yakni 2.505 hektare, disusul Pulang Pisau 1.264 hektare dan Kotawaringin Barat 1.104 hektare.
Dari sisi firespot, Palangka Raya menjadi wilayah dengan jumlah tertinggi, yakni 592 titik, disusul Kotawaringin Timur sebanyak 566 titik.
Wakapolri menegaskan penanganan karhutla membutuhkan kerja bersama seluruh pihak.
“Kehadiran langsung pimpinan Polri, pengerahan personel, serta dukungan sarana dan teknologi ini merupakan bagian dari upaya memastikan masyarakat terlindungi dan karhutla dapat segera ditangani,” pungkasnya.