Penulis: humasresjaksel@gmail.com

  • Satgas Damai Cartenz Perkuat Kedekatan dengan Warga melalui Patroli Dialogis di Talilime

    Mulia – Personel Satgas Operasi Damai Cartenz melaksanakan patroli dialogis di Kampung Talilime, Kabupaten Puncak Jaya, sebagai upaya mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap terjaga.

    Kegiatan patroli yang dilakukan dengan berjalan kaki menyusuri wilayah kampung tersebut menjadi bagian dari pendekatan humanis yang terus dikedepankan Satgas Damai Cartenz dalam pelaksanaan tugas di wilayah Papua Tengah, Senin (08/06/2026).

    Selain memantau kondisi keamanan, personel juga berdialog langsung dengan warga untuk mendengarkan aspirasi masyarakat serta menyampaikan pesan-pesan kamtibmas agar warga tetap menjaga persatuan, tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi, dan segera melaporkan apabila menemukan potensi gangguan keamanan di lingkungannya.

    Kepala Operasi Damai Cartenz Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., mengatakan patroli dialogis merupakan salah satu langkah yang terus dilakukan untuk memperkuat hubungan antara aparat keamanan dan masyarakat.

    “Kehadiran personel di tengah masyarakat tidak hanya bertujuan menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga membangun komunikasi yang baik dan menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap aparat. Kami ingin memastikan masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman dan nyaman,” kata Kaops Damai Cartenz.

    Menurut Irjen Pol. Faizal Ramadhani, pendekatan yang mengedepankan komunikasi dan interaksi langsung dengan masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan situasi yang kondusif di wilayah Puncak Jaya.

    Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menegaskan bahwa keselamatan dan keamanan masyarakat menjadi prioritas utama dalam setiap pelaksanaan tugas personel di lapangan.

    “Satgas Damai Cartenz berkomitmen untuk terus hadir bersama masyarakat. Melalui patroli dialogis dan kegiatan kemasyarakatan lainnya, kami berupaya memastikan keamanan warga tetap terjaga sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga kamtibmas,” ujarnya.

    Warga Kampung Talilime menyambut positif kegiatan patroli tersebut. Kehadiran personel yang berinteraksi langsung dengan masyarakat dinilai memberikan rasa aman sekaligus menunjukkan komitmen negara dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat hingga ke wilayah pedalaman.

    Selama kegiatan berlangsung, situasi di Kampung Talilime terpantau aman dan kondusif. Satgas Operasi Damai Cartenz memastikan patroli dialogis akan terus dilaksanakan secara rutin sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan dan memperkuat hubungan harmonis dengan masyarakat di Kabupaten Puncak Jaya.

  • Kapolsek Tebet Pimpin Musyawarah dan Pembinaan Pencegahan Tawuran, Sepakati Sanksi Sosial Edukatif bagi Pelaku

    Jakarta Selatan – Dalam upaya mencegah terulangnya aksi tawuran dan menjaga situasi keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas), Kapolsek Tebet AKP Ischak, S.H. memimpin kegiatan musyawarah dan pembinaan pencegahan tawuran warga yang berlangsung di Aula Lantai 4 Kantor Kecamatan Tebet, Jalan Prof. Dr. Soepomo, S.H., Jakarta Selatan, Senin (8/6/2026).

    Kegiatan tersebut dihadiri oleh unsur 3 Pilar, perangkat Kecamatan dan Kelurahan, pengurus RT/RW, LMK, FKDM, tokoh masyarakat, serta orang tua dan keluarga terduga pelaku tawuran yang terjadi di wilayah Kelurahan Menteng Dalam.

    Dalam sambutannya, Kanit Reskrim Polsek Tebet AKP Tomy Sugiyono, S.H., M.H. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara pemerintah, TNI-Polri, dan masyarakat dalam mencari solusi bersama untuk mencegah dan menanggulangi aksi tawuran yang masih terjadi di wilayah Kecamatan Tebet.

    Kapolsek Tebet AKP Ischak, S.H. menegaskan bahwa menjaga keamanan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama antara aparat, perangkat wilayah, tokoh masyarakat, orang tua, dan seluruh elemen masyarakat. Kapolsek juga menekankan bahwa terhadap pelaku tawuran yang memenuhi unsur pidana dan didukung alat bukti yang cukup akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

    Selain itu, Kapolsek mengimbau para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya, terutama pada malam hari, serta memastikan tidak terpengaruh ajakan negatif maupun provokasi melalui media sosial yang dapat memicu terjadinya tawuran.

    Dalam forum musyawarah tersebut, seluruh peserta juga membahas faktor-faktor penyebab tawuran, di antaranya kurangnya pengawasan orang tua, pengaruh lingkungan pergaulan, provokasi melalui media sosial, serta minimnya kegiatan positif bagi para remaja.

    Sebagai hasil musyawarah, seluruh peserta menyepakati sejumlah langkah pencegahan, antara lain meningkatkan patroli gabungan, mengaktifkan kembali ronda dan siskamling, melakukan pendataan terhadap remaja yang berpotensi terlibat tawuran, memperkuat pembinaan kepada generasi muda, serta meningkatkan peran aktif orang tua dalam pengawasan anak.

    Selain itu, disepakati pula pemberian sanksi sosial yang bersifat edukatif kepada para terduga pelaku tawuran sebagai bentuk pembinaan dan efek jera. Sanksi tersebut meliputi keterlibatan dalam kegiatan Pos RW dan Poskamling, pembinaan keagamaan di lingkungan setempat, kegiatan sosial kemasyarakatan, serta membantu pelaksanaan siskamling dengan pengawasan dari perangkat wilayah dan orang tua.

    Melalui kegiatan ini, tercipta kesepahaman dan komitmen bersama antara unsur pemerintah, TNI-Polri, tokoh masyarakat, perangkat wilayah, serta orang tua untuk bersama-sama mencegah tawuran dan menjaga situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di wilayah Kecamatan Tebet.

  • Operasi Harkamtibmas Polsek Tebet Sasar Begal, Curanmor dan Peredaran Narkoba

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), jajaran Polsek Tebet melaksanakan kegiatan operasi kewilayahan guna mengantisipasi aksi begal, pencurian kendaraan bermotor (curanmor), serta peredaran narkoba di wilayah Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, pada Selasa (9/6/2026) dini hari.

    Kegiatan diawali dengan apel kesiapan personel yang dilaksanakan pukul 01.00 WIB di halaman Mako Polsek Tebet, Jalan Prof. Dr. Soepomo, Jakarta Selatan. Apel dipimpin oleh Perwira Pengendali, Aiptu Maaturna Bangun, S.H., selaku Kasubsektor Kebon Baru, dengan melibatkan 10 personel Polsek Tebet.

    Dalam arahannya, Perwira Pengendali menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang tetap solid dan konsisten menjaga keamanan wilayah hukum Polsek Tebet sehingga situasi kamtibmas hingga saat ini tetap aman dan kondusif. Personel juga diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminalitas, khususnya begal, curanmor, dan penyalahgunaan narkoba, serta mengedepankan pendekatan humanis dalam memberikan imbauan kepada masyarakat, terutama para remaja yang masih berkumpul pada malam hari.

    Usai apel, personel melaksanakan patroli mobile dengan rute meliputi Mako Polsek Tebet, Jalan Prof. Dr. Soepomo, Jalan MT Haryono, Jalan Asem Baris Raya, Stasiun Tebet, Jalan Bukit Duri Tanjakan, Jalan Manggarai Utara, hingga Jalan Dr. Sahardjo. Selain patroli, petugas juga melaksanakan razia stasioner di Jalan Manggarai Utara I, Kelurahan Manggarai, yang menjadi salah satu titik perhatian dalam upaya pencegahan kejahatan jalanan dan peredaran narkotika.

    Dari hasil kegiatan operasi tersebut, petugas mengamankan satu unit sepeda motor Honda Scoopy warna merah dengan nomor rangka MH1JM0112NK603599 dan nomor mesin JM01E1595715. Setelah dilakukan pemeriksaan, pemilik kendaraan atas nama Agung Saputra datang ke Polsek Tebet dan dapat menunjukkan dokumen kepemilikan kendaraan yang sah, sehingga kendaraan tersebut dapat dipastikan bukan hasil tindak pidana.

    Secara keseluruhan, kegiatan operasi berlangsung aman, tertib, dan lancar. Hingga berakhirnya kegiatan, situasi kamtibmas di wilayah Kecamatan Tebet terpantau kondusif. Jajaran Polsek Tebet akan terus meningkatkan patroli dan kegiatan preventif guna mengantisipasi aksi begal, curanmor, serta peredaran narkoba demi terciptanya rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.

  • Jaga Harkamtibmas, Polsek Kebayoran Lama Gelar Operasi Terpadu dan Strong Point di Lokasi Rawan

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), Polsek Kebayoran Lama melaksanakan kegiatan Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) dan Razia Stasioner guna mengantisipasi balap liar, tawuran warga, kejahatan jalanan, serta tindak pidana 3C (Curas, Curat dan Curanmor) di wilayah hukum Polsek Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Selasa (10/6/2026) dini hari.

    Kegiatan diawali dengan apel kesiapan yang dilaksanakan pada pukul 01.00 WIB di halaman Polsek Kebayoran Lama, Jalan Praja I, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Operasi berada di bawah kendali Kapolsek Kebayoran Lama Kompol Muhammad Kukuh Islami, S.I.K., M.I.K., dengan apel dipimpin oleh Pawas Iptu Jumono, S.H. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ipda Suprayogi selaku Ps. Kanit Samapta beserta personel yang terlibat dalam operasi.

    Dalam arahannya, pimpinan apel menekankan pentingnya sinergitas seluruh personel dalam menjaga situasi wilayah Kebayoran Lama agar tetap aman dan kondusif. Personel diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tawuran, balap liar, kejahatan jalanan, serta gangguan kamtibmas lainnya. Selain itu, seluruh anggota diingatkan untuk mengutamakan keselamatan, kesehatan, serta tetap bergerak secara terkoordinasi selama pelaksanaan tugas.

    Kegiatan operasi melibatkan sebanyak 13 personel yang terdiri dari 12 personel Polsek Kebayoran Lama dan 1 personel FKPM. Sasaran operasi difokuskan kepada para pelaku kejahatan jalanan dan potensi gangguan keamanan yang meresahkan masyarakat.

    Razia stasioner dilaksanakan di Jalan Bendi Utama, Tanah Kusir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Dari hasil pemeriksaan, petugas berhasil mengamankan dua unit sepeda motor yang tidak dilengkapi surat-surat kendaraan maupun nomor polisi yang terpasang. Kedua kendaraan tersebut selanjutnya diamankan untuk dilakukan pemeriksaan dan pendataan lebih lanjut sesuai prosedur yang berlaku.

    Pada pukul 02.00 WIB, kegiatan Operasi Cipta Kondisi dan Razia Stasioner selesai dilaksanakan dalam keadaan aman dan kondusif. Selanjutnya personel melaksanakan kegiatan strong point pada sejumlah lokasi yang rawan digunakan sebagai arena balap liar, di antaranya Bundaran Pondok Indah, Traffic Light PIM 3, serta kawasan Patal Senayan.

    Melalui kegiatan ini, Polsek Kebayoran Lama terus berupaya menjaga stabilitas keamanan wilayah dengan melakukan langkah-langkah preventif guna mencegah terjadinya balap liar, tawuran warga, kejahatan 3C, serta berbagai bentuk gangguan kamtibmas lainnya, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman.

  • OPS Cipta Kondisi dan Patroli Mobile 3 Pilar Mampang Prapatan, Antisipasi Tawuran, Kejahatan Jalanan, dan Peredaran Narkoba

    Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), jajaran 3 Pilar Kecamatan Mampang Prapatan melaksanakan Operasi Cipta Kondisi (Ops Cipkon) dan Patroli Mobile Skala Sedang di wilayah hukum Polsek Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, pada Senin malam (08/06/2026).

    Kegiatan diawali dengan apel Ops Cipta Kondisi yang berlangsung pada pukul 23.30 WIB di halaman Polsek Mampang Prapatan, Jalan Kapten P. Tendean No. 9B, Kelurahan Mampang Prapatan. Apel dipimpin oleh Ps. Kanit Binmas Polsek Mampang, Ipda Suyadi, S.H., dan diikuti oleh personel gabungan yang terlibat dalam kegiatan pengamanan wilayah.

    Dalam arahannya, pimpinan apel menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang hadir serta menekankan pentingnya pelaksanaan patroli mobile secara maksimal guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas. Personel diarahkan untuk menyisir lokasi-lokasi yang berpotensi menjadi titik kerawanan tawuran, kejahatan jalanan, serta tempat berkumpulnya masyarakat seperti kafe dan pusat kuliner malam yang berada di wilayah Mampang Prapatan.

    Adapun sasaran utama kegiatan meliputi daerah rawan gangguan kamtibmas seperti tawuran, curat, curas, dan curanmor, trotoar yang dijadikan lokasi berkumpul maupun parkir kendaraan roda dua, serta ruas jalan yang berpotensi digunakan sebagai arena balap liar dan tempat berkumpul komunitas sepeda motor. Selain itu, petugas juga melakukan pemeriksaan dan pengawasan terhadap potensi peredaran narkoba, minuman keras, bahan berbahaya dan beracun (handak), serta membubarkan kerumunan yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.

    Patroli mobile dilaksanakan oleh 11 personel Polsek Mampang dengan rute meliputi Jalan Mampang Prapatan Raya, Jalan Taman Kemang, Jalan Bangka Raya, Jalan Kemang Raya, hingga Jalan Kapten Tendean. Selain patroli bergerak, petugas juga menempati titik-titik strong point di Jalan Kemang Raya, Kelurahan Bangka, dan Pos Pantau Mampang Prapatan di Jalan Kapten Tendean guna meningkatkan kehadiran polisi di tengah masyarakat.

    Selama pelaksanaan kegiatan, personel 3 Pilar aktif memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat, pedagang, pengelola kafe, serta pengunjung agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kejahatan dan aksi tawuran. Himbauan tersebut disampaikan di sejumlah lokasi antara lain Jalan Mampang Prapatan XIII, Jalan Kemang Raya, Jalan Bangka II, Jalan Mampang Prapatan XIV, Jalan Kemang Utara XI, serta wilayah Kelurahan Kuningan Barat, Kecamatan Mampang Prapatan.

    Kegiatan Ops Cipta Kondisi dan Patroli Mobile Skala Sedang ini merupakan upaya preventif yang terus dilakukan oleh jajaran 3 Pilar Kecamatan Mampang Prapatan untuk menciptakan situasi keamanan yang aman, tertib, dan kondusif, sekaligus memberikan rasa nyaman kepada masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Hingga kegiatan berakhir, situasi wilayah terpantau aman dan terkendali.

  • Operasi Dini Hari Polsek Pancoran, Tekan Potensi Kejahatan 3C dan Penyalahgunaan Narkoba

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), Polsek Pancoran melaksanakan kegiatan Operasi Razia dan Patroli Mobile guna mengantisipasi aksi begal, pencurian kendaraan bermotor (curanmor), penyalahgunaan narkoba, serta berbagai bentuk gangguan kamtibmas lainnya di wilayah Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (9/6/2026) dini hari.

    Kegiatan yang dimulai pukul 01.30 WIB tersebut dipimpin oleh IPTU Gatot Santoso selaku Kanit Intelkam sekaligus Pawas 2.0 Polsek Pancoran. Sebanyak enam personel gabungan diterjunkan dalam kegiatan ini, terdiri dari lima personel Polsek Pancoran dan satu unsur masyarakat.

    Operasi menyasar pelaku kejahatan jalanan, pelaku kejahatan 3C (Curat, Curas, dan Curanmor), aksi tawuran, serta berbagai potensi gangguan kamtibmas yang meresahkan warga. Patroli dan razia dilaksanakan di sejumlah titik rawan, antara lain sepanjang Fly Over Kalibata, Jalan Hj. Tutty Alawiyah, Jalan TMPN Kalibata, Jalan Pasar Minggu Raya, Jalan Duren Tiga, hingga wilayah Duren Tiga Selatan.

    Selain pelaksanaan razia, petugas juga melakukan kegiatan strong point dan patroli Blue Light sebagai upaya preventif untuk meningkatkan kehadiran polisi di tengah masyarakat serta memberikan rasa aman kepada pengguna jalan dan warga sekitar.

    Dari hasil kegiatan, situasi di wilayah Duren Tiga Selatan dan sepanjang rute patroli terpantau aman, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan adanya gangguan kamtibmas yang menonjol. Meski demikian, petugas tetap meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan di seluruh wilayah Kecamatan Pancoran guna mencegah terjadinya aksi begal, curanmor, penyalahgunaan narkoba, maupun tindak kejahatan lainnya.

    Polsek Pancoran berkomitmen untuk terus melaksanakan patroli dan operasi rutin sebagai langkah preventif dalam menjaga stabilitas keamanan serta menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi masyarakat.

  • Operasi Pencegahan 3C dan Tawuran, Polisi Periksa Pengendara di Kyai Maja Kebayoran Baru

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif, jajaran Polsek Metro Kebayoran Baru bersama personel Patra Brimob melaksanakan kegiatan razia antisipasi kejahatan jalanan, tindak pidana 3C (Curat, Curas, dan Curanmor), serta tawuran warga di wilayah hukum Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (9/6/2026) dini hari.

    Kegiatan yang berlangsung di Jalan Kyai Maja, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan tersebut diawali dengan apel kesiapan pada pukul 01.00 WIB yang dipimpin oleh Piket Baru 2.0, Kasubnit Intelkam Polsek Metro Kebayoran Baru IPTU Taufiq. Setelah apel, seluruh personel bergerak melaksanakan razia dan pemeriksaan terhadap kendaraan maupun pengendara yang melintas di lokasi.

    Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan kelengkapan kendaraan dan identitas pengendara guna mengantisipasi potensi tindak kriminalitas serta pelanggaran lalu lintas yang dapat mengganggu keamanan wilayah. Selain itu, petugas juga memberikan imbauan dan teguran kepada pengendara roda dua yang tidak menggunakan helm, tidak membawa Surat Izin Mengemudi (SIM), maupun kendaraan yang tidak memenuhi kelengkapan standar seperti spion.

    Dari hasil kegiatan, petugas mengamankan dua unit kendaraan roda dua yang tidak dilengkapi Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan pelat nomor kendaraan, masing-masing satu unit Honda Beat dan satu unit Yamaha Mio, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

    Kegiatan razia yang melibatkan total 19 personel, terdiri dari 9 personel Patra Brimob dipimpin Aipda Aditya dan 10 personel Polsek Metro Kebayoran Baru dipimpin IPTU Taufiq, berlangsung hingga pukul 02.00 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.

    Melalui kegiatan ini, Polsek Metro Kebayoran Baru terus berkomitmen meningkatkan upaya pencegahan terhadap kejahatan jalanan, aksi tawuran, serta gangguan Kamtibmas lainnya guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, khususnya di wilayah Jakarta Selatan.

  • Jaga Jakarta On The Spot Jadi Sarana Serap Aspirasi dan Solusi Kamtibmas Warga Petukangan Selatan

    Jakarta Selatan – Dalam rangka memperkuat sinergitas antara Polri, unsur pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, Polsek Pesanggrahan Polres Metro Jakarta Selatan melaksanakan kegiatan Jaga Jakarta On The Spot bersama warga RW 05 Kelurahan Petukangan Selatan, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, pada Senin (08/06/2026) pukul 16.00 WIB hingga selesai.

    Kegiatan yang berlangsung di Pos Satkamling Jalan Penerangan IV RT 004/RW 05 tersebut dihadiri unsur Tiga Pilar, antara lain Kanit Binmas Polsek Pesanggrahan IPTU Putu Yudo, Panit Binmas IPTU Rasiwan, Kasipem Kelurahan Irfan S., Bhabinkamtibmas AIPTU Dasep Hidayat, Kasi Humas AIPTU Aris, Babinsa Serda M. Alfian, Kanit Provos AIPDA Sutiyoso, serta Satgas Pol PP Edang. Turut hadir Ketua RW 05 Gianto, Pokdarkamtibmas Suparso, Ketua LMK Mursidi, Ketua FKDM Aswad beserta anggota, Ketua Karang Taruna Agus, para Ketua RT, anggota Sabuk Kamtibmas, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga setempat.

    Dalam kesempatan tersebut, IPTU Putu Yudo menyampaikan permohonan maaf dari Kapolsek Pesanggrahan yang berhalangan hadir karena mengikuti kegiatan di Polres Metro Jakarta Selatan. Selanjutnya, beliau menjelaskan bahwa program Jaga Jakarta On The Spot merupakan sarana silaturahmi sekaligus wadah komunikasi antara Polri dan masyarakat untuk bertukar informasi terkait situasi kamtibmas serta mencari solusi terhadap berbagai potensi gangguan keamanan di lingkungan warga.

    Kanit Binmas juga menyampaikan bahwa secara umum situasi kamtibmas di wilayah Pesanggrahan dalam keadaan aman dan kondusif. Namun demikian, masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang masih terjadi. Warga diminta lebih aktif menjaga keamanan lingkungan, mendata penghuni rumah kontrakan, serta meningkatkan kepedulian terhadap aktivitas orang yang tidak dikenal guna mencegah potensi tindak kriminal.

    Selain itu, warga Kelurahan Petukangan Selatan diapresiasi karena turut berpartisipasi menjaga keamanan lingkungan melalui wadah Sabuk Kamtibmas, Pokdarkamtibmas, hingga komunitas pengemudi ojek yang peduli terhadap situasi kamtibmas. Dalam arahannya, IPTU Putu Yudo juga menegaskan komitmen bersama untuk mewujudkan wilayah Petukangan Selatan yang bebas dari tawuran. Beberapa upaya pencegahan telah dilakukan melalui patroli rutin yang berhasil menggagalkan rencana tawuran oleh sekelompok remaja yang berkumpul di wilayah tersebut.

    Pada kesempatan yang sama, masyarakat juga diberikan edukasi mengenai bahaya judi online dan pinjaman online ilegal yang dapat merugikan diri sendiri maupun keluarga. Warga diimbau agar segera melaporkan setiap gangguan kamtibmas kepada Bhabinkamtibmas, Polsek Pesanggrahan, atau melalui Call Center 110 yang dapat diakses secara gratis.

    Melalui kegiatan ini, Polsek Pesanggrahan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kerukunan, meningkatkan kegiatan siskamling, mencegah tawuran remaja, mengantisipasi pencurian kendaraan bermotor, serta membiasakan penggunaan kunci ganda pada kendaraan sebagai langkah pencegahan kejahatan.

    Sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat, dalam kegiatan Jaga Jakarta On The Spot tersebut juga disalurkan bantuan sosial berupa 50 karung beras kepada warga yang hadir.

    Program Jaga Jakarta On The Spot merupakan salah satu program kerja Polda Metro Jaya yang dilaksanakan secara rutin oleh seluruh jajaran Polres dan Polsek guna mendengar aspirasi masyarakat, mencatat berbagai permasalahan kamtibmas, serta mencari solusi bersama demi terciptanya situasi yang aman, damai, dan kondusif di wilayah Jakarta Selatan, khususnya Kecamatan Pesanggrahan.

  • Polsek Jagakarsa Gelar Patroli dan Razia Antisipasi Begal, Curanmor, serta Penyalahgunaan Narkoba

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), jajaran Polsek Jagakarsa bersama unsur TNI dan Satpol PP melaksanakan kegiatan patroli dan razia untuk mengantisipasi aksi begal, pencurian kendaraan bermotor (curanmor), penyalahgunaan narkoba, balap liar, serta berbagai bentuk kejahatan jalanan di wilayah Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Senin malam hingga Selasa dini hari (8-9 Juni 2026).

    Kegiatan diawali dengan apel gabungan yang dilaksanakan di halaman Mapolsek Jagakarsa, Jalan Timbul No. 39, Kelurahan Cipedak, Kecamatan Jagakarsa. Apel dipimpin oleh Ps. Panit Reskrim Polsek Jagakarsa, Aiptu Arpan Aminudin, dan diikuti 11 personel gabungan yang terdiri dari anggota Polsek Jagakarsa, Babinsa, serta Satpol PP.

    Dalam arahannya, pimpinan apel menekankan pentingnya sinergi antarinstansi dalam menjaga keamanan wilayah serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan Kamtibmas. Seluruh personel juga diingatkan untuk mengedepankan keselamatan dalam bertugas serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

    Usai apel, personel gabungan melaksanakan patroli mobile dan strong point di sejumlah titik rawan, di antaranya Jalan Timbul, Jalan RM Kahfi II, Jalan Lenteng Agung Raya, Jalan TB Simatupang, Jalan Layang UI, Jalan Srengseng Sawah, hingga kawasan depan AEON Mall dan sejumlah titik strategis lainnya yang dianggap rawan terjadinya tawuran, balap liar, maupun tindak kejahatan jalanan.

    Selain melakukan patroli, petugas juga melaksanakan pemeriksaan terhadap kendaraan roda dua maupun roda empat, orang, serta barang bawaan yang melintas di lokasi razia di Jalan M. Kahfi II, Kelurahan Ciganjur. Petugas turut memberikan imbauan kepada masyarakat dan pengelola usaha yang beroperasi selama 24 jam agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminal.

    Dari hasil kegiatan, petugas menemukan dua unit sepeda motor, masing-masing Yamaha Fazzio dan Honda Vario, yang tidak terpasang pelat nomor kendaraan. Setelah dilakukan pemeriksaan, diketahui pelat nomor kendaraan tersebut tersimpan di dalam jok sepeda motor. Petugas kemudian memberikan teguran dan mengimbau pemilik kendaraan agar segera memasang pelat nomor sesuai ketentuan yang berlaku.

    Secara umum, kegiatan patroli dan razia berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran aparat di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat serta mencegah terjadinya tindak kriminalitas di wilayah hukum Polsek Jagakarsa.

  • Patroli Mobile Rayon Selatan Sasar Titik Rawan Tawuran, Balap Liar, dan Kejahatan Jalanan

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif, Tim Patroli Perintis Presisi (3P) Polres Metro Jakarta Selatan Rayon Selatan melaksanakan patroli skala besar untuk mengantisipasi tawuran warga, balap liar, serta berbagai bentuk kejahatan jalanan di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Selatan.

    Kegiatan diawali dengan apel gabungan yang berlangsung di Kodim 0504/Jakarta Selatan dan dipimpin oleh Kapten Inf Fikri. Apel tersebut dilaksanakan sebagai wujud sinergitas TNI-Polri dalam program Jaga Jakarta, Jaga Jayakarta guna menciptakan situasi wilayah yang aman dan kondusif.

    Usai apel, Tim 3P bersama personel Kodim 0504/Jakarta Selatan melaksanakan strong point di depan PIM 1 untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, tindak pidana 3C (curat, curas, dan curanmor), kejahatan jalanan, balap liar, serta tawuran warga. Selanjutnya dilakukan serah terima patroli dari jajaran Kodim dan Polres Metro Jakarta Pusat kepada Kodim 0504/Jakarta Selatan dan Polres Metro Jakarta Selatan sebagai bagian dari pengamanan wilayah perbatasan.

    Patroli kemudian dilanjutkan secara mobile menyusuri sejumlah ruas jalan strategis, antara lain Jalan TB Simatupang, Jalan Antasari, Jalan Prapanca, Jalan Patimura, Jalan Sisingamangaraja, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Gatot Subroto, Jalan Dr. Saharjo hingga Pos Pengamanan Taman Manggarai. Sepanjang rute patroli, petugas melakukan pemantauan dan pencegahan terhadap potensi gangguan keamanan yang dapat mengganggu kenyamanan masyarakat.

    Di kawasan Pos Pam Manggarai, Tim 3P bersama personel Kodim 0504 kembali melaksanakan strong point serta memberikan imbauan kamtibmas kepada warga yang masih berkumpul di sekitar Taman Manggarai. Masyarakat diingatkan untuk selalu menjaga keamanan lingkungan, mematuhi peraturan hukum, serta menghindari aktivitas yang berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban umum.

    Patroli kemudian dilanjutkan dengan pengamanan dan strong point di kawasan MT Haryono guna mengantisipasi kejahatan jalanan, aksi tawuran, serta gangguan kamtibmas lainnya. Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai dilaksanakan, Tim Patroli Perintis Presisi kembali ke Mako Polres Metro Jakarta Selatan.

    Melalui kegiatan patroli gabungan ini, sinergitas TNI-Polri diharapkan mampu memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus menekan potensi terjadinya tindak kriminalitas dan gangguan kamtibmas di wilayah Jakarta Selatan.