Penulis: humasresjaksel@gmail.com

  • Gelar Operasi Cipta Kondisi Polsek  Cilandak Patroli Tingkatkan Antisipasi kejahatan jalanan dan potensi gangguan kamtibmas

    Jakarta Selatan – Sebagai langkah upaya menciptakan situasi kewilayah yang aman dan kondusif, Polsek Cilandak kembali mengintensifkan kegiatan patroli dan operasi kewilayahan melalui Ops Pencegahan kejahatan jalanan dan potensi gangguan kamtibmas di wilayah hukum polsek cilandak di sejumlah titik rawan gangguan Kamtibmas di wilayah hukum Polsek Cilandak.

    Kegiatan yang dimulai pukul 24.00 WIB tersebut dipimpin di bawah pengendalian Akp Kusnardi Kanit Bimas Yang melibatkan  personel Polsek Cilandak yang melaksanakan tugas piket malam.

    Petugas terlebih dahulu menempati sejumlah titik strong point yang dinilai memiliki potensi kerawanan, di antaranya Jalan Fatmawati raya cilandak, Jalan Cipete Raya cipete selatan, Jalan Antasari raya cilandak barat, Jalan Simatupang raya cilansak barat, hingga Jalan Ra kartini raya cilandak barat. Pondok labu raya Setelah pelaksanaan pengamanan titik rawan, kegiatan dilanjutkan dengan patroli bergerak menyusuri sejumlah ruas jalan utama di wilayah Cilandak.

    Selama pelaksanaan patroli, personel juga melakukan pemantauan situasi lingkungan, pemeriksaan terhadap kendaraan yang dicurigai, serta memberikan imbauan kepada masyarakat yang masih berkumpul pada jam rawan agar kembali ke rumah masing-masing guna mencegah terjadinya gangguan keamanan.

    Operasi tersebut difokuskan pada pencegahan berbagai bentuk gangguan Kamtibmas seperti aksi begal, tindak pidana 3C (Curat, Curas, dan Curanmor), balap liar, tawuran, penyalahgunaan narkoba, hingga kepemilikan senjata tajam maupun senjata api ilegal yang membahayakan warga masyarakat

    Kapolsek Cilandak menegaskan bahwa kegiatan patroli dan operasi kewilayahan akan terus ditingkatkan sebagai langkah preventif dalam menekan angka kriminalitas sekaligus menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.

    Dalam giat tidak ada yang di amankan Secara umum, pelaksanaan kegiatan berlangsung aman, tertib, dan situasi wilayah terpantau kondusif.

  • Jumat Berbagi Polsek Metro Kebayoran Baru, Tebar Kepedulian Melalui Pembagian Nasi Kotak

    Jakarta Selatan – Dalam semangat berbagi dan mempererat hubungan dengan masyarakat, Polsek Metro Kebayoran Baru kembali melaksanakan kegiatan Jumat Berbagi dengan membagikan 120 nasi kotak beserta snack kepada warga usai menunaikan Salat Jumat di Masjid Nurul Jannah, Polsek Metro Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Jumat (17/7/2026).

    Kegiatan yang dimulai pukul 12.30 WIB ini berlangsung di halaman Polsek Metro Kebayoran Baru dan dipimpin oleh Kasium Polsek Metro Kebayoran Baru, Iptu Sukwanto, bersama Kaspk III Polsek Metro Kebayoran Baru, Iptu Zulkarnaen Lubis, serta diikuti oleh personel Polsek Metro Kebayoran Baru.

    Pembagian nasi kotak dan snack ini merupakan wujud kepedulian Polri kepada masyarakat sekaligus implementasi arahan Kapolsek Metro Kebayoran Baru, AKBP Nugrahadi Kusuma, S.Sos., S.I.K., M.Sc., M.T., untuk terus menghadirkan kegiatan yang bermanfaat dan memperkuat kedekatan antara Polri dan warga.

    Antusiasme masyarakat terlihat jelas saat menerima paket makanan yang dibagikan. Warga menyambut kegiatan tersebut dengan penuh rasa syukur dan memberikan apresiasi atas kepedulian yang ditunjukkan oleh jajaran Polsek Metro Kebayoran Baru.

    Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Melalui program Jumat Berbagi, Polsek Metro Kebayoran Baru berharap dapat terus menumbuhkan semangat kebersamaan, kepedulian sosial, serta mempererat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.

  • Kapolsek Metro Setiabudi Hadiri Kegiatan Jaga Jakarta On The Spot (JJOTS) Bersama Warga RW 04 Kelurahan Karet Semanggi

    Jakarta Selatan – Dalam rangka mempererat sinergi antara Polri dan masyarakat serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Kapolsek Metro Setiabudi AKBP Riyanto, S.H., S.I.K., M.A. menghadiri kegiatan Jaga Jakarta On The Spot (JJOTS) bersama warga RW 04 Kelurahan Karet Semanggi, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan.

    Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kapolsek Metro Setiabudi AKBP Riyanto, S.H., S.I.K., M.A., Bhabinkamtibmas Kelurahan Karet Semanggi Aiptu Komarudin, Babinsa Serda Komari, Ketua RW 04 Bapak Anis S., Ketua RT 03/04, perwakilan LMK, FKDM, serta warga setempat.

    Dalam sambutannya, Kapolsek Metro Setiabudi mengucapkan terima kasih kepada Ketua RW beserta seluruh warga yang hadir. Beliau juga memperkenalkan diri sebagai Kapolsek Metro Setiabudi serta menyampaikan bahwa jumlah personel Polsek Metro Setiabudi masih terbatas, sementara beban tugas cukup tinggi karena hampir setiap hari terdapat kegiatan penyampaian pendapat atau unjuk rasa di wilayah hukum Polsek Metro Setiabudi.

    Meski demikian, Kapolsek mengajak seluruh warga untuk terus berperan aktif menjaga keamanan lingkungan masing-masing. Masyarakat juga diimbau agar meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak kejahatan seperti jambret, pencurian kendaraan bermotor (curanmor), serta berbagai modus penipuan online. Selain itu, Kapolsek turut mensosialisasikan layanan darurat Polri 110 yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk melaporkan gangguan kamtibmas maupun kejadian yang memerlukan kehadiran petugas kepolisian.

    Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan diskusi kamtibmas yang berlangsung interaktif. Berbagai masukan dan aspirasi dari warga menjadi bahan evaluasi dalam upaya meningkatkan pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

    Melalui kegiatan Jaga Jakarta On The Spot (JJOTS) ini diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat antara Polri dan masyarakat, tercipta suasana kekeluargaan, serta semakin memperkuat sinergi dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah hukum Polsek Metro Setiabudi.

  • Kabag Log Polres Metro Jakarta Selatan  Menghadiri  Kegiatan Jaga Jakarta On The Spot Bersama Warga  di Kemuning kelurahan Pejaten Timur Pasar Minggu

    Jakarta Selatan – Kabag Log Polres Meteo Jakarta Selatan   AKBP Sri Mukminin, S.Pd, Msi menghadiri kegiatan Jaga Jakarta On The Spot (JJOTS) bersama warga  kemuning kelurahan Pejaten Timur  Pasar Minggu.

    Dalam kegiatan tersebut, AKBP Sri Mukminin   bersama  AKP Devi Trivayanti. SH Wakapolsek Pasar Minggu  memperkenalkan diri kepada warga sekaligus membuka ruang dialog untuk mendengarkan secara langsung berbagai saran, masukan, maupun permasalahan yang dihadapi masyarakat. Melalui forum JJOTS ini, Polsek Pasar Minggu berkomitmen membantu mencarikan solusi terbaik terhadap setiap persoalan yang belum terselesaikan.

    dalam kegiatan tersebut di sampaikan juga  bahwa  meskipun jumlah personel Polsek Pasar Minggu relatif terbatas dengan beban tugas yang tinggi, terutama karena hampir setiap hari terdapat kegiatan penyampaian pendapat di wilayah, pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan turut berperan aktif menjaga keamanan lingkungan masing-masing.

    Dalam kesempatan tersebut, AKBP Sri Mukminin, SPd, MSi juga  mengingatkan warga agar meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang masih terjadi dan  Pemilik kendaraan, khususnya sepeda motor, diimbau untuk memarkir kendaraan di tempat yang aman, menggunakan kunci pengaman tambahan, serta memasang CCTV sebagai langkah pencegahan.

    Kegiatan JJOTS ini berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan dialog yang konstruktif. Diharapkan melalui program Jaga Jakarta On The Spot, sinergi antara Kepolisian dan masyarakat semakin kuat sehingga situasi kamtibmas di wilayah Kelurahan Karet tetap aman, nyaman, dan kondusif.

  • Jum’at Peduli, Polres Metro Jakarta Selatan Bagikan Paket Sembako ke Komunitas Ojeg Online  dan Petugas Keamanan Lingkungan

    Jakarta Selatan – Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan menggelar kegiatan Jumat Peduli dengan membagikan ratusan paket sembako kepada masyarakat dan komunitas pengemudi ojek online (ojol) Petugas Keamanan Lingkungan yang sehari-hari beraktivitas di sekitar lingkungan Polres Metro Jakarta Selatan.

    “Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya mereka yang setiap hari bekerja di lapangan untuk memenuhi kebutuhan hidup,” kata Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Joko Adi Wibowo, SH dalam keterangannya di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Jum’at ( 17/07/2026 ).

    Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Joko Adi Wibowo menjelaskan, bantuan sosial tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban warga sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

    Program Jum’at Peduli, kata dia, merupakan bagian dari komitmen Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam pelaksanaan tugas pemeliharaan keamanan dan penegakan hukum, tetapi juga melalui aksi sosial yang manfaatnya dapat langsung dirasakan.

    “Melalui kegiatan Jum’at Peduli ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri tidak hanya menjalankan tugas penegakan hukum, tetapi juga hadir untuk berbagi serta memberikan perhatian kepada masyarakat,” ujarnya

    AKP Joko Adi Wibowo pun memastikan kegiatan sosial seperti itu akan terus dilakukan sebagai bentuk kehadiran Polri yang humanis dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

    “Polres Metro Jakarta Selatan juga menghimbau masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan Kepolisian 110 apabila membutuhkan bantuan, informasi, atau ingin melaporkan gangguan kamtibmas di wilayahnya,” ungkapnya

    Dia berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat dan membantu memenuhi kebutuhan para pengemudi ojol maupun masyarakat sekitar.

  • Brimob Polda Metro Jaya Bubarkan Balap Liar di Cipayung, Satu Motor Diamankan

    Jakarta – Tim Patroli Gabungan Batalyon B Pelopor Sat Brimob Polda Metro Jaya bersama Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Timur kembali menunjukkan kesiapsiagaan dalam menjaga keamanan wilayah melalui patroli Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan, Jumat (17/7) dini hari. Patroli menyasar sejumlah titik rawan kejahatan jalanan, mulai dari aksi 3C, tawuran, hingga balap liar. Upaya tersebut membuahkan hasil setelah petugas membubarkan aksi balap liar di kawasan Jalan Pintu Taman Mini 1, Cipayung, Jakarta Timur.

    Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto mengatakan “patroli gabungan merupakan langkah preventif yang terus dioptimalkan untuk memastikan situasi keamanan tetap terjaga, terutama pada malam hingga dini hari ketika potensi gangguan kamtibmas meningkat. Menurutnya, kehadiran personel di lapangan menjadi bentuk nyata komitmen Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat”, Ujarnya.

    Ia menegaskan, setiap laporan dari masyarakat akan direspons secara cepat dan profesional agar potensi gangguan keamanan tidak berkembang menjadi tindakan yang membahayakan pengguna jalan maupun lingkungan sekitar. Dalam kegiatan tersebut, petugas berhasil membubarkan sekelompok pemuda yang diduga hendak melakukan balap liar serta mengamankan satu unit sepeda motor Honda Beat yang tidak dilengkapi dokumen kendaraan. Kendaraan tersebut selanjutnya dibawa ke Polres Metro Jakarta Timur untuk proses lebih lanjut.

    Selain melakukan penindakan, patroli gabungan juga menyisir sejumlah ruas jalan strategis di wilayah Jakarta Timur, termasuk kawasan Cawang dan Pasar Rebo, guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif hingga berakhirnya kegiatan. Kehadiran personel diharapkan mampu mencegah munculnya aksi kriminalitas maupun gangguan ketertiban yang berpotensi meresahkan masyarakat.

    Masyarakat diimbau untuk tidak terlibat dalam balap liar maupun aktivitas yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban umum. Apabila menemukan tindak kejahatan atau situasi yang membutuhkan kehadiran polisi, masyarakat dapat segera menghubungi Layanan Kepolisian 110 agar laporan dapat ditindaklanjuti dengan cepat.

  • Wakapolda Metro Jaya Tekankan Pelayanan Humanis dalam Aksi Penyampaian Pendapat

    Jakarta – Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Dekananto Eko Purwono menekankan kepada seluruh personel agar mengedepankan pelayanan yang humanis, sabar, dan terukur dalam melayani kegiatan penyampaian pendapat di Jakarta, Jumat (17/7/2026).

    Polda Metro Jaya mengerahkan 4.839 personel gabungan untuk memastikan peserta dapat menyampaikan aspirasi secara aman dan tertib, sekaligus menjaga kelancaran aktivitas masyarakat di sekitar lokasi.

    Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, arahan tersebut disampaikan Wakapolda saat memimpin apel kesiapan personel.

    “Bapak Wakapolda menekankan agar seluruh anggota menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat, tidak mudah terpancing emosi, mampu mengendalikan diri, serta bertindak sesuai prosedur,” ujarnya.

    Menurutnya, kehadiran personel bukan hanya untuk melayani peserta aksi, tetapi juga membantu masyarakat yang melintas dan beraktivitas di sekitar titik kegiatan.

    “Personel hadir untuk memberikan rasa aman kepada peserta yang menyampaikan aspirasi serta menjaga kelancaran kegiatan masyarakat lainnya,” jelasnya.

    Sebanyak 4.839 personel gabungan tersebut terdiri atas 3.728 personel Polda Metro Jaya, 340 personel Polres Metro Jakarta Pusat dan Polres Metro Jakarta Timur, 642 personel TNI, serta 129 personel Pemprov DKI Jakarta.

    Unsur Pemprov DKI Jakarta yang dilibatkan meliputi Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Kesehatan, serta Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan.

    Kombes Budi menambahkan, seluruh tindakan personel di lapangan harus berada dalam satu komando. Pemeriksaan perlengkapan juga dilakukan untuk memastikan tidak ada anggota yang membawa senjata api.

    “Keselamatan peserta, masyarakat sekitar, dan petugas menjadi prioritas. Tidak ada personel yang membawa maupun menggunakan senjata api,” tegasnya.

    Personel ditempatkan di sejumlah titik, antara lain Monas, Bundaran HI, Dukuh Atas, Patung Kuda, Harmoni, Tugu Tani, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan MH Thamrin, Semanggi, hingga Bundaran Senayan.

    Rekayasa lalu lintas akan diterapkan secara situasional sesuai perkembangan di lapangan. Masyarakat diimbau mengikuti arahan petugas apabila terjadi pengalihan arus.

    Polda Metro Jaya juga mengajak peserta menyampaikan aspirasi secara damai, menaati ketentuan, dan tidak mudah terprovokasi. Masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian dapat menghubungi petugas terdekat atau layanan Polri 110.

  • Astamaops Kapolri Dorong Transformasi Layanan 110 dan Command Center, Tekankan Kecepatan Respons Jadi Ukuran Pelayanan Polri

    Sorong, Papua Barat Daya – Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (Astamaops Kapolri) Komjen Pol. Dr. M. Fadil Imran, M.Si., mendorong transformasi pelayanan kepolisian melalui penguatan integrasi Layanan Polisi 110, Command Center, SPKT, Samapta, serta fungsi patroli agar mampu menghadirkan respons yang lebih cepat, terkoordinasi, dan berorientasi pada penyelesaian masalah masyarakat.

    Hal tersebut disampaikan Komjen Pol. Fadil Imran saat melakukan kunjungan kerja ke Polresta Sorong Kota, Papua Barat Daya, Kamis (16/7/2026). Dalam kunjungan tersebut, Astamaops Kapolri meninjau langsung pelaksanaan Layanan Polisi 110, mekanisme Command Center, hingga pola koordinasi antara operator, Pamapta, SPKT, dan personel yang bertugas di lapangan.

    Berdasarkan data Posko Command Center 110 Mabes Polri, sepanjang Januari hingga Juni 2026 Layanan Polisi 110 Polresta Sorong Kota menerima 3.392 panggilan, dengan 2.672 panggilan berhasil dijawab dan success call rate mencapai 88,18 persen. Capaian tersebut meningkat dibandingkan tahun 2025 yang berada pada angka 80,37 persen sekaligus menempatkan Polresta Sorong Kota pada posisi kedua di jajaran Polda Papua Barat Daya.

    Meski mengapresiasi peningkatan tersebut, Fadil menegaskan bahwa indikator keberhasilan pelayanan tidak berhenti pada jumlah panggilan yang berhasil dijawab.

    “Telepon terjawab adalah awal dari pelayanan, bukan akhir. Yang harus kita pastikan adalah setelah masyarakat menyampaikan masalahnya, siapa yang bergerak, berapa lama polisi sampai, dan apakah persoalan masyarakat benar-benar tertangani,” ujar Fadil.

    Menurutnya, paradigma pelayanan kepolisian perlu bergeser dari sekadar menerima laporan menuju memastikan setiap laporan memperoleh tindak lanjut hingga masyarakat benar-benar mendapatkan bantuan.

    Ia menjelaskan bahwa alur pelayanan harus berjalan secara utuh, dimulai dari laporan diterima melalui Layanan Polisi 110, diverifikasi, diteruskan kepada personel terdekat, ditindaklanjuti di lapangan, hingga hasil penanganannya kembali dimonitor.

    “Jangan hanya bertanya berapa telepon yang kita jawab. Mulai bertanya, berapa masyarakat yang benar-benar kita bantu. Itu ukuran pelayanan yang jauh lebih penting,” katanya.

    Untuk mendukung hal tersebut, Astamaops Kapolri meminta jajaran mulai mengukur waktu respons secara bertahap, mulai dari waktu laporan diterima, waktu penugasan personel, hingga waktu kedatangan anggota di lokasi. Pengukuran tersebut dinilai penting agar pimpinan dapat mengetahui setiap tahapan pelayanan yang masih perlu diperbaiki.

    Selain memperkuat Layanan Polisi 110, Fadil juga menekankan pentingnya integrasi antar fungsi kepolisian agar masyarakat tidak dibebani dengan struktur internal organisasi.

    “Masyarakat tidak perlu memikirkan ini urusan fungsi yang mana. Bagi masyarakat sederhana: saya membutuhkan polisi. Tugas kitalah memastikan kebutuhan itu diteruskan kepada personel yang paling tepat dan paling cepat,” tegasnya.

    Menurutnya, Layanan Polisi 110, Pamapta, SPKT, Samapta, patroli, Lantas hingga Reskrim harus menjadi bagian dari satu sistem pelayanan yang saling terhubung sehingga setiap informasi yang diterima dapat segera berubah menjadi keputusan operasional dan tindakan di lapangan.

    Dalam kesempatan tersebut, Fadil juga memperkenalkan paradigma baru mengenai fungsi Command Center. Ia menegaskan bahwa Command Center tidak boleh dipandang semata sebagai ruangan dengan layar besar dan teknologi canggih, melainkan sebagai pusat komando yang mampu menerima informasi, menganalisis situasi, mengambil keputusan, menggerakkan personel, dan memastikan setiap persoalan masyarakat terselesaikan.

    “Command Center jangan selalu dibayangkan sebagai ruangan besar dengan banyak layar atau teknologi yang mahal. Semua itu adalah alat. Hakikat Command Center adalah bagaimana kita menerima informasi, memahami masalah, mengambil keputusan, menggerakkan anggota, dan memastikan masalah masyarakat ditangani,” jelasnya.

    Karena itu, ia meminta seluruh jajaran tidak menunggu kelengkapan fasilitas untuk mulai membangun sistem pelayanan yang efektif. Menurutnya, Command Center dapat berjalan optimal selama memiliki operator yang siap, Layanan Polisi 110 yang aktif, komunikasi radio yang terhubung, data personel yang dapat digerakkan, serta pimpinan yang mampu mengambil keputusan secara cepat.

    Selain memperkuat pelayanan yang bersifat responsif, Astamaops Kapolri juga mendorong pemanfaatan data gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sebagai dasar penyusunan strategi pencegahan kejahatan.

    Berdasarkan data DORS Polri, sepanjang tahun 2025 tercatat 2.429 kasus kejahatan di wilayah hukum Polresta Sorong Kota, sedangkan periode Januari hingga Juni 2026 tercatat 1.503 kasus. Pencurian kendaraan bermotor (curanmor) masih menjadi jenis kejahatan yang paling dominan, dengan 613 kasus pada tahun 2025 dan 363 kasus selama Januari–Juni 2026.

    Fadil meminta data tersebut tidak berhenti sebagai laporan administratif, tetapi diterjemahkan menjadi informasi operasional melalui pemetaan lokasi dan waktu rawan kejahatan sehingga patroli dapat diarahkan secara lebih tepat sasaran.

    “Data harus bisa menjawab: kejahatan paling sering terjadi di mana, jam berapa paling rawan, bagaimana pola kejadiannya, dan patroli mana yang paling dekat. Dari situ kita bisa menggerakkan anggota dengan lebih tepat,” ujarnya.

    Ia berharap pendekatan berbasis data mampu mengubah pola kerja kepolisian dari yang semula lebih banyak bersifat reaktif menjadi semakin preventif melalui kehadiran personel pada lokasi dan waktu yang memiliki tingkat kerawanan tinggi.

    Menutup arahannya, Fadil menegaskan bahwa seluruh transformasi tersebut pada akhirnya bertujuan menghadirkan pelayanan kepolisian yang semakin cepat, humanis, dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

    “Pada akhirnya, masyarakat tidak menilai seberapa canggih teknologi yang kita miliki ataupun seberapa besar layar yang ada di Command Center. Masyarakat menilai apakah ketika membutuhkan pertolongan, polisi dapat hadir dengan cepat dan membantu menyelesaikan masalahnya,” pungkasnya.

  • Operasi cipta kondisi antisipasi begal, curanmor, dan narkoba, Polsek Tebet intensifkan patroli dini hari

    Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, Polsek Tebet melaksanakan Operasi Cipta Kondisi pada Jumat, 17 Juli 2026, mulai pukul 01.00 WIB hingga selesai. Kegiatan diawali dengan apel yang dipimpin oleh Kapolsubsektor Menteng Dalam, Ipda Edi Subagiyo, S.H., di Mako Polsek Tebet.

    Dalam arahannya, personel diingatkan untuk meningkatkan patroli dialogis pada jam-jam rawan guna mengantisipasi aksi begal, curanmor, serta peredaran narkoba. Selain itu, personel juga diinstruksikan memberikan imbauan secara humanis kepada para remaja yang masih berkumpul pada malam hari, segera melaporkan setiap kejadian menonjol melalui HT, serta mendokumentasikan seluruh rangkaian kegiatan.

    Operasi dilaksanakan dengan kekuatan tujuh personel Polsek Tebet yang menyisir sejumlah titik rawan di wilayah hukum Polsek Tebet, meliputi Jalan Prof. Dr. Soepomo, Jalan MT Haryono, Jalan Asem Baris Raya, Stasiun Tebet, Jalan Bukit Duri Tanjakan, Jalan Manggarai Utara, hingga Jalan Dr. Sahardjo. Razia kendaraan dilaksanakan di Jalan Manggarai Utara I dengan sasaran senjata tajam, pelaku begal, narkoba, dan curanmor.

    Dalam kegiatan tersebut, petugas menemukan satu unit kendaraan roda dua yang tidak menggunakan pelat nomor sesuai ketentuan. Pengendara diberikan teguran, dilakukan pemasangan pelat nomor yang semestinya, serta diberikan imbauan agar senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas.

    Secara keseluruhan, kegiatan operasi berjalan aman, tertib, dan lancar. Kehadiran personel di lapangan diharapkan mampu mencegah terjadinya tindak kriminalitas, khususnya begal, curanmor, dan peredaran narkotika, sehingga situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Tebet tetap aman, nyaman, dan kondusif.

  • Team Patroli Perintis Presisi Polres Jaksel Patroli Semalaman, Amankan Rayon Selatan

    JAKARTA SELATAN – Team Patroli Perintis Presisi (3P) Polres Metro Jakarta Selatan melaksanakan patroli malam hingga dini hari untuk mengantisipasi tawuran, balap liar dan kejahatan jalanan di wilayah Rayon Selatan, Kamis 16 Juli 2026 pukul 11.00 Wib s/d Jumat 17 Juli 2026 pukul 05.00 Wib.

    Patroli dipimpin Aipda Handriyadi dengan kekuatan 8 personil dan 5 unit R2.

    Rangkaian kegiatan dimulai dengan pengamanan penyampaian pendapat di muka umum di Kantor Notaris Jimmy Tannal, The H Tower Jl. HR. Rasuna Said, Setiabudi pukul 11.00 Wib.

    Memasuki malam, tim melaksanakan strong point di beberapa titik rawan:

    1. Pukul 20.00 Wib – Pos Pantau Taman Tuyul Manggarai

    2. Pukul 00.45 Wib – Kolong Rawajati Kalibata

    3. Pukul 01.10 Wib – Jl. Raya Pasar Minggu

    4. Pukul 01.30 Wib – TL Pol Tangan Tanjung Barat

    5. Pukul 01.50 Wib – Depan Aeon Mall Jl. Lenteng Agung

    6. Pukul 03.00 Wib – Jl. Kaffi 2 Jagakarsa

    7. Pukul 03.15 Wib – Pintu Masuk Taman Margasatwa Ragunan

    8. Pukul 04.00 Wib – Jl. Ampera Raya

    Selain strong point, tim juga melakukan pemeriksaan terhadap pemuda yang mencurigakan di Jl. Kebagusan Raya pukul 02.20 Wib dan di area Makam Tanah Kusir pukul 03.40 Wib. Hasil pemeriksaan tidak ditemukan barang berbahaya. Para pemuda kemudian diberikan imbauan agar segera pulang.

    Secara keseluruhan kegiatan berjalan aman, tertib dan terkendali. Tidak ditemukan kejadian menonjol terkait tawuran, balap liar maupun kejahatan jalanan selama patroli berlangsung.

    Tim kembali ke Mako Polres Metro Jakarta Selatan pukul 05.00 Wib dan menutup rangkaian patroli.