
Jakarta Selatan – Dalam rangka mendukung Operasi Pemberantasan Kejahatan Jalanan dan Aksi Premanisme di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Selatan, Polsek Metro Setiabudi menggelar Apel Operasi Cipta Kondisi dan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), Sabtu (25/7/2026) dini hari di halaman Mapolsek Metro Setiabudi.
Kegiatan yang dimulai pukul 00.00 WIB tersebut berada di bawah kendali Kapolsek Metro Setiabudi AKBP Riyanto, S.H., S.I.K., M.A. dan apel dipimpin langsung oleh Wakapolsek Metro Setiabudi *Kompol Richard S. Bengar, S.I.Kom., M.H.
Turut hadir dalam apel di antaranya AKP Priyo dari fungsi Intelkam, IPDA Fresly Hasibuan selaku Kapolsubsektor Patra Jasa, IPDA Agung dari Unit Reskrim, serta personel gabungan dari Polsek Metro Setiabudi, Koramil, dan Pokdar Kamtibmas.
Dalam arahannya, Kompol Richard S. Bengar menekankan pentingnya meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kejahatan jalanan seperti jambret, balap liar, tawuran, serta tindak kriminal lainnya yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. Ia juga menginstruksikan seluruh personel agar mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis dalam pelaksanaan tugas, khususnya saat memberikan imbauan kepada masyarakat maupun saat mengamankan kendaraan.
“Utamakan keselamatan dan kesehatan selama bertugas. Laksanakan patroli secara maksimal pada jam-jam rawan dan berikan imbauan secara humanis kepada masyarakat, khususnya para remaja yang masih berkumpul hingga larut malam,” tegas Kompol Richard dalam arahannya.
Operasi melibatkan sebanyak *20 personel*, terdiri dari 15 personel Polsek Metro Setiabudi, 1 personel Koramil, dan 4 anggota Pokdar Kamtibmas. Sasaran patroli meliputi trotoar yang dijadikan tempat berkumpul maupun parkir sepeda motor, ruas jalan yang kerap digunakan untuk balap liar dan berkumpulnya komunitas motor, serta lokasi-lokasi yang dianggap rawan gangguan kamtibmas seperti tawuran, pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
Selama pelaksanaan patroli, petugas memberikan imbauan kepada masyarakat yang masih berkumpul di trotoar agar tetap waspada serta kembali ke rumah masing-masing guna mencegah terjadinya gangguan keamanan.
Kegiatan Cipta Kondisi Tiga Pilar dan KRYD berakhir pada pukul 01.00 WIB dengan situasi wilayah hukum Polsek Metro Setiabudi dalam keadaan aman dan kondusif. Setelah patroli selesai, personel melanjutkan kegiatan *strong point* di sejumlah titik rawan sebagai langkah antisipasi balap liar, aksi premanisme, serta kejahatan jalanan demi memberikan rasa aman kepada masyarakat di wilayah Jakarta Selatan.
Tinggalkan Balasan