Blog

  • POLSEK KEBAYORAN LAMA GELAR RAZIA OKJ, AMANKAN 2 MOTOR TANPA SURAT

    Jakarta Selatan – Polsek Kebayoran Lama Polres Metro Jakarta Selatan menggelar Apel dan Operasi Razia OKJ pada Sabtu dini hari, 25 Juli 2026 pukul 01.00 WIB.

    Kegiatan dipimpin Wakapolsek AKP M. Nasir dan dikendalikan Kapolsek Kompol S. Aba Wahid Key, http://S.Sos., M.H. dengan melibatkan 14 personil gabungan Polsek dan FKPM.

    Lokasi razia berada di Jl. Lebak Bulus depan Pemadam Kebakaran Kel. Pondok Pinang. Sasaran operasi meliputi pencegahan 3C: Curas, Curat, Curanmor, peredaran Narkoba, serta antisipasi tawuran dan balap liar.

    Hasilnya, petugas mengamankan 2 unit sepeda motor yang tidak dilengkapi surat-surat, yaitu Yamaha Mio Nopol AD-6695AXF milik Dwi Daryanto warga Karanganyar Jateng, dan Honda Beat Nopol T-2891-0R milik Davit Hidayat warga Musi Rawas Utara Sumsel.

    Usai razia, kegiatan dilanjutkan patroli dan strong point di Bundaran Pondok Indah, PIM 3, dan Patung Senayan. Selama kegiatan berlangsung situasi aman dan kondusif. Dokumentasi terlampir.

  • Polsek Mampang Prapatan Gelar Razia dan Patroli Subuh, Ciptakan Kamtibmas Aman dan Kondusif

    Jakarta Selatan – Sebelum masyarakat memulai aktivitas pagi, personel Polsek Mampang melaksanakan Operasi Razia dan patroli skala sedang sebagai langkah preventif untuk menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif di wilayah Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

    Operasi menyasar pencegahan penyalahgunaan narkoba, tawuran, begal, Curat, Curas, dan Curanmor melalui patroli, pemeriksaan kendaraan serta pemberian imbauan kepada kelompok remaja yang masih berkumpul pada jam rawan.

    Dalam kegiatan tersebut, petugas juga mengamankan 1 unit sepeda motor yang melanggar aturan lalu lintas. Polsek Mampang terus berkomitmen menghadirkan rasa aman dengan mengedepankan tindakan yang profesional, humanis, dan sesuai prosedur demi terciptanya lingkungan yang tertib dan kondusif.

  • Patroli Dini Hari Polsek Cilandak Sasar Titik Rawan, Antisipasi Begal hingga Balap Liar

    Jakarta Selatan – Sebagai langkah upaya menciptakan situasi kewilayah yang aman dan kondusif, Polsek Cilandak kembali mengintensifkan kegiatan patroli dan operasi kewilayahan melalui Ops Pencegahan kejahatan jalanan dan potensi gangguan kamtibmas di wilayah hukum polsek cilandak di sejumlah titik rawan gangguan Kamtibmas di wilayah hukum Polsek Cilandak, Kamis (25/07/2026) temgah malam.

    Kegiatan yang dimulai pukul 24.00 WIB tersebut dipimpin di bawah pengendalian pengawas Ipda Helmi Panit Resktim Yang melibatkan  personel Polsek Cilandak yang melaksanakan tugas piket malam.

    Petugas terlebih dahulu menempati sejumlah titik strong point yang dinilai memiliki potensi kerawanan, di antaranya Jalan Fatmawati raya cilandak, Jalan Cipete Raya cipete selatan, Jalan Antasari raya cilandak barat, Jalan Simatupang raya cilansak barat, hingga Jalan Ra kartini raya cilandak barat. Pondok labu raya Setelah pelaksanaan pengamanan titik rawan, kegiatan dilanjutkan dengan patroli bergerak menyusuri sejumlah ruas jalan utama di wilayah Cilandak.

    Selama pelaksanaan patroli, personel juga melakukan pemantauan situasi lingkungan, pemeriksaan terhadap kendaraan yang dicurigai, serta memberikan imbauan kepada masyarakat yang masih berkumpul pada jam rawan agar kembali ke rumah masing-masing guna mencegah terjadinya gangguan keamanan.

    Operasi tersebut difokuskan pada pencegahan berbagai bentuk gangguan Kamtibmas seperti aksi begal, tindak pidana 3C (Curat, Curas, dan Curanmor), balap liar, tawuran, penyalahgunaan narkoba, hingga kepemilikan senjata tajam maupun senjata api ilegal yang membahayakan warga masyarakat

    Kapolsek Cilandak menegaskan bahwa kegiatan patroli dan operasi kewilayahan akan terus ditingkatkan sebagai langkah preventif dalam menekan angka kriminalitas sekaligus menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.

  • Polsek Pesanggrahan Gelar Razia Perketat Pengamanan Wilayah

    Jakarta Selatan — Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif, Polsek Pesanggrahan Polres Metro Jakarta Selatan kembali menggelar Operasi Pencegahan Begal, Curanmor, dan Narkoba, Sabtu (25/7/2026) dini hari.

    Operasi yang dipimpin oleh Wakapolsek Pesanggrahan AKP Eyantri Susetyo ini dilaksanakan di bawah pengendalian Kapolsek Pesanggrahan Kompol Dr. Seala Syah Alam, S.I.K., M.Si., CPHR., CBA. Sebanyak 17 personel diterjunkan untuk melaksanakan patroli mobile, strong point, dan razia stasioner di sejumlah titik rawan gangguan kamtibmas di wilayah Kecamatan Pesanggrahan.

    Kegiatan difokuskan pada pencegahan tindak kejahatan jalanan, seperti begal, curanmor, curas, curat, tawuran, balap liar, penyalahgunaan narkoba, serta bentuk gangguan kamtibmas lainnya.

    Dalam pelaksanaan operasi, petugas berhasil mengamankan dua unit sepeda motor yang tidak dapat menunjukkan kelengkapan dokumen kendaraan. Kedua kendaraan tersebut selanjutnya dibawa ke Mapolsek Pesanggrahan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.

    Kapolsek Pesanggrahan Kompol Seala Syah Alam menegaskan bahwa operasi rutin pada jam-jam rawan merupakan bagian dari komitmen Polsek Pesanggrahan dalam mencegah terjadinya tindak kriminalitas sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat.

    “Kami terus mengoptimalkan patroli dan razia di lokasi-lokasi yang dianggap rawan sebagai langkah preventif terhadap aksi kejahatan jalanan. Kami juga mengajak masyarakat untuk selalu melengkapi dokumen kendaraan, meningkatkan kewaspadaan, serta bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dengan segera melaporkan apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas,” ujar Kompol Seala Syah Alam.

    Melalui kegiatan preventif yang dilakukan secara berkesinambungan, Polsek Pesanggrahan berharap situasi keamanan di wilayah hukumnya tetap aman, tertib, dan kondusif, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan nyaman.

  • Polsek Metro Kebayoran Baru Gelar Razia Cipta Kondisi, Antisipasi Kejahatan Jalanan, Curanmor, dan Tawuran di TL. Al Azhar JL Sisingamangaraja

    Jakarta Selatan – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Polsek Metro Kebayoran Baru menggelar Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) melalui Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) Jaya 21 pada Sabtu (25/7/2026) dini hari. Kegiatan berlangsung mulai pukul 01.00 WIB di Traffic Light (TL) Al Azhar, Jalan Sisingamangaraja Raya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

    Razia dipimpin langsung oleh Wakapolsek Metro Kebayoran Baru, Kompol Sami Waskhita Wiyata, S.Kom, dengan melibatkan sebanyak 16 personel Polsek Metro Kebayoran Baru. Operasi ini difokuskan pada pencegahan kejahatan jalanan (3C), yakni pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor), serta mengantisipasi aksi tawuran yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

    Selama pelaksanaan operasi, petugas melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan dan pengendara yang melintas. Selain memberikan imbauan serta teguran kepada pengendara yang melanggar aturan lalu lintas, seperti tidak menggunakan helm, tidak membawa SIM, dan berboncengan lebih dari dua orang, petugas juga mengamankan tujuh unit sepeda motor yang tidak dilengkapi dokumen kepemilikan maupun kelengkapan kendaraan.

    Adapun kendaraan yang diamankan terdiri dari tiga unit Honda Vario berwarna merah, abu-abu, dan silver tanpa pelat nomor, satu unit Kawasaki Ninja 150 RR berwarna hijau, serta tiga unit Honda Beat. Seluruh kendaraan tersebut selanjutnya dibawa ke Polsek Metro Kebayoran Baru untuk dilakukan pemeriksaan dan proses lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.

    Kegiatan Cipkon Jaya 21 berakhir pada pukul 01.50 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Polsek Metro Kebayoran Baru menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kegiatan preventif dan penegakan hukum guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah hukum Kebayoran Baru.

  • WAKAPOLSEK PANCORAN PIMPIN APEL CIPTA KONDISI, FOKUS CEGAH BEGAL DAN NARKOBA DINI HARI

    Jakarta Selatan – Operasi Cipta Kondisi dini hari untuk mencegah aksi begal, curanmor dan peredaran narkoba. Kegiatan ini bertujuan menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah hukum Polsek Pancoran.

    Apel dilaksanakan Sabtu (25/07/2026) pukul 01.00 WIB di Jl. Rawajati Timur Raya, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan.

    *Dipimpin langsung oleh Wakapolsek Pancoran AKP Pulung Wahyu Umboro dengan kekuatan 9 personel. Rinciannya 7 personel Polsek Pancoran dan 2 personel Potmas.

    AKP Pulung menyampaikan bahwa operasi malam ini merupakan Operasi 2.1 Razia Cipta Kondisi sesuai atensi pimpinan. Petugas akan melaksanakan patroli mobile skala sedang ke titik-titik rawan kerumunan masyarakat seperti tempat nongkrong di wilayah hukum Polsek Pancoran.

    “Kepada para pemuda yang nongkrong di tempat rawan agar segera dibubarkan. Karena berpotensi menimbulkan kerawanan, terutama tawuran dan kejahatan jalanan,” tegasnya.

    Ia juga mengapresiasi peran aktif masyarakat dalam memberikan informasi. Berkat laporan warga, beberapa potensi tawuran di wilayah Pancoran berhasil dicegah.

    “Tidak hanya tawuran. Kejahatan jalanan seperti begal, curas, curat, curanmor 3C dan narkoba juga menjadi atensi pimpinan. Mari kita sama-sama waspada dan menerapkan buddy system. Saling menjaga satu sama lain. Jangan underestimate terhadap apapun,” ujarnya.

    Sasaran operasi meliputi daerah rawan gangguan kamtibmas, trotoar yang dijadikan tempat berkumpul dan parkir sepeda motor, serta jalan raya yang kerap digunakan untuk balap liar dan titik kumpul komunitas motor.

    Barang sasaran Ops Cipkon antara lain handak, minuman keras, narkoba, pembubaran kerumunan, pelaku begal, dan curanmor.

    Rute patroli mobile meliputi Jl. Pengadegan Barat, Jl. Pengadegan Timur, Jl. Rawajati Timur, Jl. Ps. Minggu Raya, Jl. TMPN Kalibata, Jl. Komplek DPR, dan Jl. Duren Tiga Raya. Petugas juga melaksanakan strong point dan patroli blue light. Titik stationer ditetapkan di Jl. Duren Tiga Timur, Kelurahan Duren Tiga.

    Potensi kerawanan yang diantisipasi dalam operasi ini adalah tawuran antar warga, kejahatan jalanan, aksi begal, dan peredaran narkoba.

    Kegiatan ini merupakan wujud sinergitas Polsek Pancoran bersama unsur 3 Pilar dan masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kecamatan Pancoran.

  • Wakapolsek Jagakarsa Pimpin Operasi 3C, Antisipasi Kejahatan Jalanan di Wilayah Kecamatan Jagakarsa

    Jakarta Selatan – Wakapolsek Jagakarsa memimpin langsung pelaksanaan Operasi 3C (Curat, Curas, dan Curanmor) di wilayah Kecamatan Jagakarsa sebagai upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif.

    Kegiatan diawali dengan apel kesiapan personel yang dilanjutkan patroli serta pemeriksaan kendaraan bermotor di sejumlah titik yang dinilai rawan terjadinya tindak kriminalitas. Dalam operasi tersebut, petugas melakukan pemeriksaan terhadap pengendara secara humanis serta memberikan imbauan kepada masyarakat agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kejahatan.

    Wakapolsek Jagakarsa menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi aksi kejahatan jalanan, khususnya tindak pidana 3C, sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat yang masih beraktivitas pada malam hari.

    Polsek Jagakarsa berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan kepolisian secara rutin melalui patroli dan operasi kewilayahan guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Kecamatan Jagakarsa.

  • Tes Komputer dan Soal Akademik Berstandar Olimpiade Jadi Kebaruan Seleksi Taruna Akpol 2026

    Semarang – Seleksi Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026 menghadirkan sejumlah pembaruan sebagai bagian dari transformasi rekrutmen Polri yang semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan organisasi di masa depan. Salah satu kebaruan tersebut adalah penerapan tes komputer serta peningkatan kualitas soal akademik dengan standar setara olimpiade.

    Pelaksanaan tahapan akhir seleksi tingkat panitia pusat dipimpin oleh Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. di Gedung Serba Guna Akademi Kepolisian, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (24/7).

    Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia (As SDM Kapolri) Irjen Pol. Dr. Anwar menjelaskan bahwa kemampuan menguasai teknologi kini menjadi kompetensi dasar yang harus dimiliki setiap calon anggota Polri, mulai dari jenjang tamtama, bintara, hingga taruna Akpol.

    “Beberapa hal yang baru di rekrutmen anggota Polri, tes komputer,” ujar Irjen Anwar.

    Menurutnya, penerapan tes komputer bertujuan memastikan calon anggota Polri memiliki kemampuan dasar dalam mengoperasikan perangkat digital sehingga siap menghadapi tantangan tugas kepolisian yang semakin modern.

    “Dari mulai bintara, tamtama, perwira sama, mereka semua Gen Z ini harus mengenal teknologi. Jadi di rekrutmen tamtama, bintara, Akpol ada tes komputernya,” kata Irjen Anwar.

    “Kalau mereka tidak ngerti komputer, teknologi, mengoperasikan komputer, gadget, mereka akan ketinggalan,” lanjutnya.

    Selain kemampuan teknologi, Polri juga meningkatkan standar kualitas tes akademik. Tahun ini, materi ujian dirancang setara dengan standar olimpiade sehingga tidak lagi berorientasi pada hafalan, melainkan menguji kemampuan berpikir kritis, analitis, dan pemecahan masalah.

    “Polisi itu tesnya ada empat. Terkait intelektualitas tesnya tes akademik, bahasa Inggris, pengetahuan umum, matematika dan sebagainya. Dan sekarang ini sudah standar olimpiade,” ungkap Irjen Anwar.

    “Inilah yang paling kita senang, sudah bukan zamannya soal hafalan lagi atau textbook. Sehingga kualitas mereka itu saat melihat ada permasalahan, bisa menganalisa, memecahkan suatu permasalahan. Ini yang diperlukan Polri di masa depan,” tambahnya.

    Hingga tahapan akhir seleksi tingkat panitia pusat, sebanyak 404 calon taruna dan taruni mengikuti proses seleksi, terdiri atas 365 calon taruna dan 39 calon taruni. Seluruh peserta sebelumnya telah melalui rangkaian seleksi yang ketat di tingkat panitia daerah dan panitia pusat, meliputi pemeriksaan administrasi, kesehatan, psikologi, akademik, kesamaptaan jasmani, hingga pemeriksaan penampilan (rikpil).

    Pada tahapan rikpil tingkat pusat, para peserta dinilai secara langsung oleh enam pejabat utama Polri, yaitu Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., Kalemdiklat Polri Komjen Pol. R.Z. Panca Putra, As SDM Kapolri Irjen Pol. Dr. Anwar, Kadiv Propam Polri Irjen Pol. Abdul Karim, Wairwasum Polri Irjen Pol. Tomex Korniawan, serta Gubernur Akpol Irjen Pol. Daniel Tahi Monang Silitonga.

    Penerapan tes komputer dan peningkatan standar akademik ini merupakan bagian dari komitmen Polri untuk menghasilkan perwira muda yang unggul, adaptif terhadap perkembangan teknologi, memiliki kemampuan berpikir kritis, serta siap menghadapi dinamika tantangan tugas kepolisian di era digital.

  • Kapolri Cup Shooting Championship 2026 Jadi Ajang Perkuat Sinergitas dan Pembinaan Atlet

    Jakarta – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. menyampaikan bahwa Kapolri Cup Shooting Championship 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi menembak, tetapi juga momentum memperkuat sinergitas dan kemitraan antara Polri dengan berbagai elemen masyarakat.

    Hal tersebut disampaikan Kapolri saat pelaksanaan Kapolri Cup Shooting Championship 2026 yang digelar di Lapangan Tembak Hoegeng Iman Santoso, Korbrimob Polri, Kelapadua, Depok, Sabtu (25/7/2026).

    Kapolri menjelaskan, kejuaraan tersebut diikuti oleh berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, kementerian dan lembaga, anggota DPR, komunitas olahraga menembak, atlet, hingga masyarakat umum. Sejumlah pimpinan redaksi media juga turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

    “Memang sengaja kita mengundang mitra-mitra kita dari kementerian lembaga hingga DPR, untuk bersama-sama mengikuti kejuaraan, di samping itu juga tentunya untuk meningkatkan sinergitas. Bahkan juga teman-teman media hingga pimpinan redaksi juga ikut,” ujar Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si.

    Menurut Kapolri, keterlibatan berbagai pihak dalam kejuaraan tersebut menjadi bagian dari upaya Polri untuk terus membangun kolaborasi, kerja sama, dan kemitraan yang selama ini telah berjalan dengan baik.

    “Ini juga bagian dari upaya kita terus untuk membangun sinergitas, membantu kerja sama dan kemitraan yang selama ini sudah berjalan dengan baik, dan juga diikuti oleh kesatuan-kesatuan, baik dari TNI, Polri, dan juga masyarakat umum dan ada beberapa yang juga atlet,” jelasnya.

    Selain memperkuat sinergitas, Kapolri Cup Shooting Championship 2026 juga menjadi sarana untuk meningkatkan keterampilan personel Polri. Menurut Kapolri, kemampuan menggunakan senjata merupakan salah satu keterampilan yang perlu terus diasah oleh personel karena berkaitan dengan pelaksanaan tugas di lapangan.

    “Selain sinergitas yang kita bangun tentunya juga ini bagian dari upaya untuk melatih keterampilan, khususnya bagi anggota untuk betul-betul bisa mempersiapkan diri, karena memang memiliki tugas yang kadang-kadang juga harus menggunakan senjata,” kata Kapolri.

    Ia menekankan pentingnya personel memiliki keterampilan yang baik sehingga setiap tindakan yang dilakukan dalam pelaksanaan tugas dapat dijalankan secara tepat dan profesional.

    Di sisi lain, kejuaraan tersebut juga menjadi bagian dari pembinaan dan persiapan atlet menembak untuk menghadapi berbagai kompetisi di tingkat nasional maupun internasional.

    “Di satu sisi juga, kita juga mempersiapkan atlet-atlet saya kira untuk menjadi ajang, salah satu ajang event mereka sebelum mereka mengikuti berbagai macam lomba, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ungkapnya.

    Kapolri Cup Shooting Championship 2026 berlangsung selama empat hari, mulai 23 hingga 26 Juli 2026. Pada penyelenggaraan tahun ini, kejuaraan mempertandingkan berbagai nomor dalam kategori IPSC (International Practical Shooting Confederation) dan Non-IPSC, baik untuk nomor handgun maupun PCC. Selain itu, terdapat pula kategori Tembak Presisi yang mempertandingkan nomor individu dan beregu dengan peserta dari berbagai jenjang kepangkatan personel Polri.

    Beragam kategori tersebut menjadi ruang bagi para peserta untuk menguji kemampuan, kecepatan, ketepatan, konsistensi, serta pengambilan keputusan dalam kompetisi menembak. Para peserta terbaik dari setiap nomor akan mendapatkan penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang diraih.

    Kapolri berharap penyelenggaraan kejuaraan tersebut dapat menjadi ruang bersama untuk mempererat hubungan antarlembaga, komunitas olahraga, media, dan masyarakat, sekaligus meningkatkan kemampuan para peserta.

    “Ini adalah acara kita bersama, dari kita semua dan untuk kita semua,” tutur Kapolri.

    Kapolri menambahkan, penyelenggaraan Kapolri Cup Shooting Championship 2026 sekaligus menjadi bagian dari rangkaian kegiatan dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80.

    “Ini bisa menyemarakkan rangkaian Hari Bhayangkara yang sedang kita laksanakan,” pungkasnya.

  • Bhabinkamtibmas Kelurahan Petukangan Selatan Laksanakan DDS Sambangi Warga untuk Jaga Kamtibmas

    Jakarta – 25 Juli 2026 pukul 10.15 WIB, Bhabinkamtibmas Kelurahan Petukangan Selatan, Aiptu. Dasep Hidayat, melaksanakan kegiatan Door to Door System (DDS) dengan menyambangi warga di Jl. Manunggal II RT 012/02, Kelurahan Petukangan Selatan, Kecamatan Pesanggrahan.

    Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan kunjungan dan berdialog bersama Bapak Irvan Djohari sebagai bentuk upaya mempererat komunikasi serta meningkatkan sinergitas antara Kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

    Pada kesempatan tersebut disampaikan berbagai imbauan Kamtibmas, di antaranya mengajak Ketua Lingkungan RT/RW agar terus melakukan monitoring situasi wilayah, mendorong pihak sekolah untuk proaktif mencegah kenakalan dan tawuran pelajar, serta mengajak masyarakat untuk peduli terhadap keamanan lingkungan.

    Selain itu, disampaikan sosialisasi antisipasi tindak kejahatan 3C (Curas, Curat, dan Curanmor), imbauan penggunaan kunci ganda bagi kendaraan bermotor yang diparkir, serta mengajak tokoh masyarakat untuk bersama-sama menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif. Warga juga diingatkan untuk menjaga lingkungan dan turut mendukung program Jaga Jakarta.

    Bhabinkamtibmas turut mengimbau para orang tua agar memperhatikan aktivitas anak-anak, khususnya remaja, dengan memastikan sudah berada di rumah maksimal pukul 22.00 WIB guna mencegah kenakalan remaja. Dalam kegiatan tersebut juga disosialisasikan layanan Call Center 110, nomor aduan Kapolsek Pesanggrahan melalui WhatsApp 081382225050, serta mengajak masyarakat untuk melaporkan setiap permasalahan Kamtibmas kepada Bhabinkamtibmas setempat.