Blog

  • Wakapolsek Metro Setiabudi Perkuat Sinergi dengan Warga Melalui Jaga Jakarta On The Spot di Karet Kuningan

    Jakarta Selatan – Dalam upaya mempererat kemitraan antara Polri dan masyarakat serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Polsek Metro Setiabudi menggelar kegiatan Jaga Jakarta On The Spot (JJOTS) di Jalan Bek Murad RT 10 RW 01, Kelurahan Karet Kuningan, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan, pada Jum’at (24/7/2026) pukul 14.00 WIB hingga selesai.

    Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakapolsek Metro Setiabudi KOMPOL Richard Soala Bengar, S.I.Kom., M.H., Bhabinkamtibmas Kelurahan Karet Kuningan Aiptu Dedy Yunanto, Ketua RW 01 Bapak Dadang, serta warga masyarakat RW 01.

    Dalam sambutannya, Ketua RW 01 Bapak Dadang menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada jajaran Polsek Metro Setiabudi yang telah hadir langsung di tengah masyarakat. Menurutnya, kehadiran Polri selama ini telah memberikan rasa aman dan membantu menjaga stabilitas keamanan lingkungan. Ia berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan melalui koordinasi, komunikasi, dan pembinaan kepada masyarakat guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan Kamtibmas.

    Sementara itu, Wakapolsek Metro Setiabudi KOMPOL Richard Soala Bengar menegaskan bahwa kegiatan Jaga Jakarta On The Spot merupakan wujud nyata kedekatan Polri dengan masyarakat sekaligus menjadi sarana komunikasi dua arah untuk menyerap aspirasi warga.

    Dalam arahannya, Wakapolsek mengajak seluruh elemen masyarakat agar terus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, mengaktifkan kembali siskamling, menjaga kerukunan antarwarga, serta segera berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas maupun Polsek Metro Setiabudi apabila menemukan potensi gangguan keamanan.

    Ia juga menyampaikan bahwa Polsek Metro Setiabudi memiliki jumlah personel yang terbatas dengan beban tugas yang cukup tinggi, mengingat wilayah hukumnya hampir setiap hari diwarnai kegiatan penyampaian pendapat di muka umum. Oleh karena itu, kolaborasi dan partisipasi aktif masyarakat sangat diperlukan untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kenyamanan wilayah Setiabudi.

    Rangkaian kegiatan dimulai pukul 14.00 WIB dengan sambutan Ketua RW 01, dilanjutkan sambutan Wakapolsek Metro Setiabudi pada pukul 14.30 WIB. Selanjutnya, pada pukul 15.00 WIB dilaksanakan sesi dialog dan tanya jawab antara warga dengan pihak kepolisian, sebelum kegiatan ditutup pada pukul 15.15 WIB.

    Melalui kegiatan Jaga Jakarta On The Spot, Polsek Metro Setiabudi berharap hubungan kemitraan dengan masyarakat semakin erat, sehingga tercipta kolaborasi yang kuat dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kondusivitas lingkungan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif.

  • Kapolda Metro Jaya dan Pangdam Jaya Sambangi Mako Kopassus Cijantung, Pererat Sinergi Bersama Pangkopassus

    Jakarta – Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri bersama Pangdam Jaya Letjen TNI Deddy Suryadi bersilaturahmi dengan Panglima Komando Pasukan Khusus (Pangkopassus) Letjen TNI Djon Afriandi di Markas Komando Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur, Jumat (24/7/2026).

    Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi, koordinasi, dan soliditas antara Polda Metro Jaya, Kodam Jaya, dan Kopassus dalam menjaga keamanan Jakarta serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

    Turut hadir Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Dekananto Eko Purwono, Kasdam Jaya Mayjend TNI Putra Widyawiyana, para pejabat utama Polda Metro Jaya, Kodam Jaya, Kopassus, serta sejumlah perwira dari masing-masing satuan.

    Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri mengatakan, TNI dan Polri merupakan pilar utama dalam menjaga stabilitas keamanan, kedaulatan negara, dan keutuhan NKRI. Karena itu, kebersamaan kedua institusi harus terus diperkuat untuk menghadapi berbagai tantangan.

    Menurutnya, tantangan ke depan semakin kompleks seiring perkembangan situasi global, regional, dan nasional. Kondisi tersebut harus dihadapi melalui kolaborasi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat.

    Ia juga menegaskan semangat bersama Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya, yakni Jaga Jakarta, Jaga Jayakarta, Jaga Indonesia Tetap Utuh. Semangat itu menjadi pengingat bahwa keamanan Jakarta berpengaruh besar terhadap stabilitas nasional.

    “TNI dan Polri merupakan pilar dalam menjaga NKRI. Kita harus terus kompak, saling mendukung, dan bekerja bersama untuk menjaga keamanan masyarakat, pemerintahan, serta keutuhan bangsa dan negara,” ujarnya.

    Pangdam Jaya Letjen TNI Deddy Suryadi menambahkan, kerja sama antarsatuan sangat diperlukan dalam menghadapi tingginya dinamika keamanan di Jakarta. Setiap perkembangan di ibu kota harus ditangani secara cermat dan terukur karena dapat berdampak terhadap wilayah lain. Menurutnya, koordinasi antara Kodam Jaya, Polda Metro Jaya, dan Kopassus perlu terus dilanjutkan termasuk dalam memberikan pelayanan terhadap kegiatan masyarakat serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan.

    Pada kesempatan ini Pangkopassus Letjend TNI Djon Afriandi menegaskan, Kopassus siap memberikan dukungan apabila dibutuhkan oleh Polda Metro Jaya maupun Kodam Jaya sesuai prosedur, kewenangan, dan perintah pimpinan. Ia juga meminta personel tidak mudah terpengaruh informasi sepihak yang dapat menimbulkan kesalahpahaman antara TNI dan Polri.

    “Pangdam Jaya dan Kapolda Metro Jaya merupakan duet yang serasi. Keduanya memiliki komunikasi dan koordinasi yang sangat baik dalam menghadapi berbagai dinamika di Jakarta, Dalam waktu dekat, kami juga akan mengagendakan kunjungan balasan ke Polda Metro Jaya sebagai wujud komitmen untuk terus mempererat kerja sama yang telah terjalin dengan baik,” ungkapnya.

  • Ciptakan Rasa Aman, Polsek Tebet Laksanakan Patroli Skala Sedang dan Razia Kendaraan

    Jakarta Selatan — Polsek Tebet melaksanakan kegiatan operasi dan patroli dalam rangka mencegah tindak kejahatan jalanan, pencurian kendaraan bermotor (curanmor), peredaran narkoba serta mengantisipasi potensi tawuran di wilayah Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (24/7/2026) dini hari.

    Kegiatan diawali dengan apel yang berlangsung di halaman Polsek Tebet pada pukul 01.00 WIB dan dipimpin oleh Perwira Pengendali Aiptu Maaturna Bangun, S.H. Sebanyak 10 personel Polsek Tebet diterjunkan dalam kegiatan tersebut untuk melakukan patroli mobile dan pemantauan di sejumlah titik yang dinilai rawan gangguan kamtibmas.

    Patroli menyasar sejumlah ruas jalan, di antaranya Jl. Prof. Dr. Soepomo, Jl. MT. Haryono, Jl. Asem Baris Raya, kawasan Stasiun Tebet, Jl. Bukit Duri Tanjakan, Jl. Manggarai Utara hingga Jl. Dr. Sahardjo. Selain patroli mobile, personel juga melaksanakan razia di kawasan Jl. Manggarai Utara I.

    Dalam kegiatan tersebut, petugas mengamankan 1 unit kendaraan roda dua (KR2) untuk dilakukan pemeriksaan dan memberikan imbauan kepada pengendara agar selalu membawa serta melengkapi surat-surat kendaraan.

    Personel juga melakukan pemeriksaan dan memberikan imbauan secara humanis kepada kelompok remaja atau pemuda yang masih berkumpul pada jam rawan. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya preventif untuk mencegah terjadinya tawuran dan gangguan kamtibmas lainnya.

    Kapolsek Tebet melalui kegiatan tersebut menegaskan komitmen jajarannya untuk terus meningkatkan kegiatan patroli dan pencegahan guna memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya pada malam hingga dini hari yang menjadi waktu rawan terjadinya gangguan keamanan.

    Hingga kegiatan selesai, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kecamatan Tebet terpantau aman, kondusif dan terkendali. Polsek Tebet akan terus melakukan patroli serta langkah-langkah preventif secara humanis dan profesional sebagai upaya menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat.

  • Operasi Cipta Kondisi Polsek Kebayoran Lama Amankan Titik Rawan, Anak Muda yang Nongkrong Dibubarkan

    Jakarta Selatan – Polsek Kebayoran Lama Polres Metro Jakarta Selatan melaksanakan Patroli Operasi Cipta Kondisi dan antisipasi kejahatan jalanan bersama 3 pilar dan pokdarkamtibmas pada Jumat dini hari, 24 Juli 2026 pukul 00.00 WIB.

    Kegiatan yang dipimpin Pawas AKP Tasyuri, S.H. dan dikendalikan Kapolsek Kompol S. Aba Wahid Key, S.Sos., M.H. ini melibatkan 14 personil gabungan Polsek, Pokdar, dan FKPM.

    Sasaran operasi meliputi tempat hiburan malam, lokasi rawan berkumpul, balap liar, premanisme, serta kejahatan 3C. Rute patroli mobile dengan blue light meliputi Pondok Indah, Pondok Pinang, Tanah Kusir, Cipulir, Cidodol, Permata Hijau, dan Patung Senayan.

    Hasilnya, petugas membubarkan anak muda yang nongkrong di pinggir jalan, berkoordinasi dengan pengurus RT/RW dan security, serta menempatkan mobil patroli di lokasi rawan.

  • Patroli Kewilayahan Polsek Cilandak Sasar Titik Rawan, Situasi Kamtibmas Tetap Kondusif

    Jakarta Selatan – Sebagai langkah upaya menciptakan situasi kewilayah yang aman dan kondusif, Polsek Cilandak kembali mengintensifkan kegiatan patroli dan operasi kewilayahan melalui Ops Pencegahan kejahatan jalanan dan potensi gangguan kamtibmas di wilayah hukum polsek cilandak di sejumlah titik rawan gangguan Kamtibmas di wilayah hukum Polsek Cilandak, Kamis (24/07/2026) temgah malam.

    Kegiatan yang dimulai pukul 24.00 WIB tersebut dipimpin di bawah pengendalian pengawas Ipda Eko Widiyanto Kapolsubsektor pondok labu Yang melibatkan  personel Polsek Cilandak yang melaksanakan tugas piket malam.

    Petugas terlebih dahulu menempati sejumlah titik strong point yang dinilai memiliki potensi kerawanan, di antaranya Jalan Fatmawati raya cilandak, Jalan Cipete Raya cipete selatan, Jalan Antasari raya cilandak barat, Jalan Simatupang raya cilansak barat, hingga Jalan Ra kartini raya cilandak barat. Pondok labu raya Setelah pelaksanaan pengamanan titik rawan, kegiatan dilanjutkan dengan patroli bergerak menyusuri sejumlah ruas jalan utama di wilayah Cilandak.

    Selama pelaksanaan patroli, personel juga melakukan pemantauan situasi lingkungan, pemeriksaan terhadap kendaraan yang dicurigai, serta memberikan imbauan kepada masyarakat yang masih berkumpul pada jam rawan agar kembali ke rumah masing-masing guna mencegah terjadinya gangguan keamanan.

    Operasi tersebut difokuskan pada pencegahan berbagai bentuk gangguan Kamtibmas seperti aksi begal, tindak pidana 3C (Curat, Curas, dan Curanmor), balap liar, tawuran, penyalahgunaan narkoba, hingga kepemilikan senjata tajam maupun senjata api ilegal yang membahayakan warga masyarakat

    Kapolsek Cilandak menegaskan bahwa kegiatan patroli dan operasi kewilayahan akan terus ditingkatkan sebagai langkah preventif dalam menekan angka kriminalitas sekaligus menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.

    Dalam giat tidak ada yang di amankan

    Secara umum, pelaksanaan kegiatan berlangsung aman, tertib, dan situasi wilayah terpantau kondusif.

  • Kadiv Humas Polri: Jejaring 79 Pusat Studi Kepolisian Perkuat Transformasi Polri Berbasis Riset, Riau Hadirkan Terobosan Green Policing

    Jakarta – Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadiv Humas) Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.P., menegaskan transformasi Polri menuju institusi yang modern, adaptif, dan Presisi terus diperkuat melalui pengembangan ekosistem ilmu kepolisian berbasis riset, inovasi, dan kolaborasi dengan perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Momentum tersebut ditandai dengan pembentukan Pusat Studi Kepolisian dan Lingkungan di Polda Riau yang menjadi pengembangan baru dalam jejaring pusat studi Polri.

    “Transformasi Polri membutuhkan fondasi ilmu pengetahuan yang kuat. Karena itu, Polri terus memperluas kolaborasi dengan perguruan tinggi negeri dan swasta melalui pengembangan jejaring 79 Pusat Studi Kepolisian, terdiri atas 40 pusat studi yang telah beroperasi, 5 pusat studi dalam tahap penandatanganan perjanjian kerja sama, serta 34 pusat studi yang sedang dalam proses penyusunan perjanjian kerja sama. Di samping itu, PTIK juga telah mengembangkan 16 pusat studi tematik sebagai center of excellence yang mengkaji berbagai disiplin ilmu kepolisian. Ekosistem ini menjadi fondasi penting bagi lahirnya inovasi, pengembangan doktrin, dan kebijakan kepolisian yang berbasis ilmu pengetahuan,” ujar Kadiv Humas Polri.

    Menurut Kadiv Humas, pembentukan Pusat Studi Kepolisian dan Lingkungan di Polda Riau menjadi inovasi yang memperluas spektrum kajian kepolisian. Jika sebelumnya pusat-pusat studi mengembangkan berbagai bidang strategis seperti teknologi kepolisian, keamanan nasional, siber, anti-korupsi, forensik, hingga perlindungan perempuan dan anak, maka pusat studi di Riau menghadirkan fokus baru pada Green Policing dan ecological security sebagai bagian dari tantangan keamanan abad ke-21.

    “Keamanan masa depan tidak lagi hanya berbicara mengenai gangguan kamtibmas konvensional. Perubahan iklim, kebakaran hutan dan lahan, kerusakan ekosistem, serta kejahatan lingkungan memiliki dampak langsung terhadap stabilitas sosial, ekonomi, dan keamanan nasional. Kehadiran Pusat Studi Kepolisian dan Lingkungan di Riau merupakan langkah strategis agar Polri memiliki basis riset dan kebijakan yang kuat dalam menjawab tantangan tersebut,” kata Kadiv Humas Polri.

    Pembentukan pusat studi tersebut dibahas dalam kunjungan Ketua Pusat Studi Ilmu Kepolisian PTIK, Komjen Pol. (Purn.) Prof. Dr. Chrysnanda Dwilaksana, M.Si., bersama Irjen Pol. Dr. Susilo Teguh Raharjo, M.Si., ke Polda Riau, Kamis (23/7), sebagai bagian dari penguatan jejaring pusat studi kepolisian di Indonesia.

    Dalam paparannya, Kapolda Riau Irjen Pol. Herry Heryawan menjelaskan bahwa Green Policing merupakan paradigma pemolisian yang menempatkan perlindungan lingkungan sebagai bagian integral dari pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat. Menurutnya, ancaman terhadap lingkungan hidup, seperti kebakaran hutan dan lahan, pembalakan liar, perambahan kawasan hutan, pencemaran, hingga dampak perubahan iklim, tidak hanya berdampak pada ekosistem, tetapi juga berpotensi memicu konflik sosial, mengganggu aktivitas ekonomi, serta mengancam keselamatan masyarakat.

    Kapolda Riau menjelaskan implementasi Green Policing dibangun melalui tiga pilar utama, yaitu prevention, law enforcement, dan restoration. Pendekatan tersebut diperkuat dengan pembangunan budaya organisasi melalui Green Leadership, Green Mindset, Green Culture, dan Green Innovation, sehingga kepedulian terhadap lingkungan menjadi bagian dari karakter dan profesionalisme setiap insan Bhayangkara.

    Selain menjadi wadah penelitian, Pusat Studi Kepolisian dan Lingkungan juga diproyeksikan menjadi think tank yang mempertemukan akademisi, praktisi, pemerintah, masyarakat, dan komunitas lingkungan untuk menghasilkan riset, publikasi ilmiah, pengembangan kurikulum pendidikan kepolisian, serta rekomendasi kebijakan berbasis evidence-based policing.

    Dengan karakteristik geografis Riau yang memiliki kawasan gambut terluas di Indonesia, hutan tropis yang menjadi paru-paru dunia, serta tantangan kebakaran hutan dan lahan yang kompleks, Polda Riau dinilai memiliki posisi strategis sebagai living laboratory Green Policing. Pengalaman empiris di lapangan akan dipadukan dengan kajian akademik untuk menghasilkan model pemolisian yang adaptif, berkelanjutan, dan dapat direplikasi di berbagai daerah sebagai bagian dari penguatan transformasi Polri menuju institusi yang semakin profesional, modern, dan berbasis ilmu pengetahuan.

  • Jaga Keamanan Wilayah, Polsek Mampang Gelar Razia Malam dan Pemeriksaan Kendaraan

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, Polsek Mampang melaksanakan Operasi Razia dan patroli skala sedang di sejumlah titik rawan wilayah hukum Polsek Mampang, Kamis malam (23/7).

    Kegiatan menyasar pencegahan penyalahgunaan narkoba, tawuran, begal, Curat, Curas, dan Curanmor melalui pemeriksaan kendaraan, orang, serta barang bawaan, disertai patroli dan imbauan kepada kelompok remaja yang masih berkumpul pada jam rawan.

    Dari hasil kegiatan, petugas mengamankan 1 unit sepeda motor Yamaha Mio karena pengendara tidak menggunakan helm serta tidak dapat menunjukkan kelengkapan surat-surat kendaraan.

    Polsek Mampang berkomitmen terus menghadirkan rasa aman bagi masyarakat melalui langkah preventif, humanis, dan penegakan hukum secara profesional.

  • Tak Beri Ruang Kejahatan Jalanan, Polsek Pesanggrahan Gelar Razia Intensif Dini Hari

    Jakarta Selatan — Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman dan kondusif, Polsek Pesanggrahan Polres Metro Jakarta Selatan, rutin menggelar Operasi Antisipasi Gangguan Kamtibmas dengan sasaran kejahatan jalanan, seperti curas, curat, curanmor, begal, serta penyalahgunaan narkoba, Jumat (24/7/2026) dini hari.

    Kegiatan yang dimulai pukul 01.00 WIB tersebut dilaksanakan di kawasan Jalan Swadarma Raya, Kelurahan Ulujami, Kecamatan Pesanggrahan. Operasi dipimpin oleh Panit II Samapta Polsek Pesanggrahan Aiptu Adisma Sinaga di bawah kendali Kapolsek Pesanggrahan Kompol Dr. Seala Syah Alam, S.I.K., M.Si., CPHR., CBA.

    Dalam pelaksanaannya, personel melakukan patroli mobile dan razia secara humanis, persuasif, serta tegas sesuai standar operasional prosedur. Hasilnya, petugas berhasil mengamankan satu unit sepeda motor yang tidak dilengkapi dokumen kendaraan.

    Kapolsek Pesanggrahan Kompol Seala Syah Alam mengatakan bahwa patroli dan razia rutin pada jam-jam rawan merupakan langkah preventif untuk mencegah terjadinya tindak kriminalitas sekaligus meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap aturan yang berlaku.

    “Kami akan terus meningkatkan patroli dan operasi pada waktu-waktu rawan guna mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan jalanan. Kami juga mengimbau masyarakat agar selalu membawa dan melengkapi surat-surat kendaraan saat berkendara serta bersama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” ujar Kompol Seala Syah Alam.

    Melalui kegiatan preventif yang dilaksanakan secara konsisten, Polsek Pesanggrahan berkomitmen untuk terus memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat serta menciptakan wilayah yang bebas dari gangguan kamtibmas dan kejahatan jalanan.

  • Polsek Pancoran Tingkatkan Patroli Malam, Wujudkan Wilayah Aman dari Begal dan Curanmor

    Jakarta Selatan – Polsek Pancoran kembali menggelar Operasi Cipta Kondisi dini hari untuk mencegah aksi begal, curanmor dan peredaran narkoba di wilayah Kecamatan Pancoran. Operasi ini sebagai bentuk komitmen menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.

    Operasi dilaksanakan Jumat (24/07/2026) pukul 01.00 WIB di Jl. Hj. Tutty Alawiyah, Kelurahan Kalibata, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan.

    Dipimpin langsung oleh Pawas 2.0 Iptu Gatot Santoso selaku Kanit IK dengan kekuatan 10 personel. Rinciannya 8 personel Polsek Pancoran dan 2 unsur masyarakat.

    Dalam arahannya, Iptu Gatot Santoso menyampaikan bahwa malam ini dilaksanakan Operasi 2.1 Razia Cipta Kondisi sesuai atensi pimpinan. Petugas akan melakukan patroli mobile skala sedang ke titik-titik rawan kerumunan masyarakat seperti tempat nongkrong di wilayah hukum Polsek Pancoran.

    “Kepada para pemuda yang nongkrong di tempat rawan agar segera dibubarkan. Karena berpotensi menimbulkan kerawanan, terutama tawuran dan kejahatan jalanan,” tegasnya.

    Ia juga mengapresiasi peran masyarakat yang aktif memberikan informasi. Berkat laporan warga, beberapa potensi tawuran di wilayah Pancoran berhasil dicegah lebih awal.

    “Tidak hanya tawuran. Kejahatan jalanan seperti begal, curas, curat, curanmor 3C dan narkoba juga menjadi atensi pimpinan. Mari kita sama-sama waspada dan menerapkan buddy system. Saling menjaga satu sama lain. Jangan underestimate terhadap apapun,” ujarnya.

    Sasaran operasi meliputi daerah rawan gangguan kamtibmas, trotoar yang dijadikan tempat berkumpul dan parkir sepeda motor, serta jalan raya yang kerap digunakan untuk balap liar dan titik kumpul komunitas motor.

    Barang sasaran Ops Cipkon antara lain handak, minuman keras, narkoba, pembubaran kerumunan, pelaku begal, dan curanmor.

    Rute patroli mobile meliputi Jl. Pengadegan Barat, Jl. Pengadegan Timur, Jl. Rawajati Timur, Jl. Ps. Minggu Raya, Jl. TMPN Kalibata, Jl. Komplek DPR, dan Jl. Duren Tiga Raya. Petugas juga melaksanakan strong point dan patroli blue light. Titik stationer ditetapkan di Jl. Duren Tiga Timur, Kelurahan Duren Tiga.

    Potensi kerawanan yang diantisipasi dalam operasi ini adalah tawuran antar warga, kejahatan jalanan, aksi begal, dan peredaran narkoba.

    Kegiatan Operasi Cipta Kondisi ini merupakan wujud sinergitas Polsek Pancoran bersama unsur 3 Pilar untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kecamatan Pancoran.

  • Cegah Tawuran dan Kejahatan Jalanan, Polsek Metro Kebayoran Baru Gelar KRYD dan Razia Kendaraan

    Jakarta – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta mengantisipasi potensi kejahatan jalanan, pencurian kendaraan bermotor (curanmor), balap liar, dan aksi tawuran, Polsek Metro Kebayoran Baru melaksanakan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) melalui Operasi Cipta Kondisi (Cipkon), patroli skala sedang, dan razia kendaraan pada Jumat dini hari, 24 Juli 2026.

    Kegiatan yang dimulai pukul 00.07 WIB tersebut berada di bawah kendali Kapolsek Metro Kebayoran Baru, AKBP Nugrahadi Kusuma, S.Sos., S.I.K., M.Sc., M.T., dengan apel kesiapan dipimpin oleh Ps. Kasubnit Reskrim Polsek Metro Kebayoran Baru, IPTU Maaruf Pelupessy.

    Dalam arahannya, pimpinan apel menekankan pentingnya pelaksanaan patroli secara humanis namun tegas dengan menyasar titik-titik yang berpotensi menjadi lokasi gangguan kamtibmas. Personel juga diinstruksikan untuk menyisir kawasan rawan tawuran dan kejahatan jalanan, antara lain Jalan Kyai Maja, Jalan Gandaria, Jalan Panglima Polim, Jalan Dharmawangsa, Jalan Wijaya I, Jalan Tirtayasa, Jalan Pattimura, Jalan Sisingamangaraja, hingga Jalan Trunojoyo, serta melaksanakan strong point dan razia di Jalan Kyai Maja.

    Sebanyak 11 personel diterjunkan dalam kegiatan tersebut dengan sasaran anak-anak yang masih berkumpul hingga larut malam, kafe dan tempat hiburan, balap liar, aksi tawuran, serta tindak kejahatan 3C (Curat, Curas, dan Curanmor).

    Selama patroli berlangsung, petugas memberikan imbauan kepada sejumlah remaja yang masih berkumpul di taman agar segera membubarkan diri demi menjaga keamanan dan menghindari potensi gangguan ketertiban. Selanjutnya, personel melaksanakan razia kendaraan di Jalan Kyai Maja sebagai langkah preventif terhadap tindak kriminalitas.

    Dari hasil razia, petugas mengamankan tujuh unit sepeda motor untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait kelengkapan dokumen kendaraan dan kesesuaian dengan standar teknis kendaraan bermotor.

    Melalui kegiatan Cipta Kondisi ini, Polsek Metro Kebayoran Baru menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif, sekaligus memberikan rasa aman bagi warga yang beraktivitas di wilayah hukum Polsek Metro Kebayoran Baru.