Blog

  • Ditpolairud Polda Metro Jaya Ungkap Peredaran Obat Keras Ilegal di Muara Baru, Ribuan Butir Diamankan

    Jakarta – Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Metro Jaya mengungkap dugaan tindak pidana peredaran sediaan farmasi tanpa izin di kawasan Pelabuhan Muara Baru, Jakarta Utara. Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan Tiga orang beserta ribuan butir obat keras yang diduga diperjualbelikan secara ilegal.

    Pengungkapan dilakukan oleh Subdit Gakkum Ditpolairud Polda Metro Jaya pada Sabtu (6/6/2026) sekitar pukul 18.13 WIB di Jalan Muara Baru, Kelurahan Penjaringan, Jakarta Utara.

    Tiga orang yang diamankan masing-masing berinisial JA (23), yang bekerja sebagai wakil Kepala Kamar Mesin serta N (45) dan RR (28) sebagai pemilik dan penjaga toko yang diduga menjual obat-obatan keras tanpa izin.

    Dari hasil penggeledahan di lokasi, petugas menemukan sejumlah barang bukti berupa 40 butir mersi riklona, 8.000 butir Tramadol, 8.000 butir Hexymer dalam kemasan botol, 3.814 butir Hexymer dalam paket kecil, serta 3.430 butir Trihexyphenidyl.

    Direktur Polairud Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Mustofa, mengatakan pengungkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat terkait adanya dugaan tindak pidana peredaran obat-obat keras yang tidak memiliki izin dan resep dari dokter. Selanjutnya dilakukan penyelidikan untuk memastikan kebenaran informasi tersebut. Dari hasil penyelidikan didapati bahwa pada saat dilakukan pemeriksaaan kapal KM. Hasil Kerja Keras yang akan berlayar dari Pelabuhan Muara Baru menuju kelaut , terdapat 1 (satu) orang ABK Kapal KM. Hasil Kerja Keras inisial JAEN menyimpan obat keras jenis Hexymer 2 mg sebanyak 1 (satu) botol yang berisikan 1000 butir untuk dijual kembali ke Abk Kapal Lain, adapun obat keras tersebut dibeli dari Toko Kosmetik Johari yang berada di Muara Baru, Penjaringan Jakarta Utara
    pengembangan informasi yang diperoleh petugas saat melakukan penyelidikan di wilayah perairan dan pelabuhan.

    “Pengungkapan ini merupakan hasil pengembangan informasi yang diperoleh anggota di lapangan. Dari keterangan yang kami dapatkan, petugas kemudian melakukan pendalaman hingga menemukan lokasi yang diduga menjadi tempat penyimpanan dan penjualan obat-obatan keras tanpa izin di kawasan Muara Baru,” ujar Kombes Mustofa, Minggu (7/6/2026).

    Menurutnya, peredaran obat keras secara ilegal sangat berbahaya karena berpotensi disalahgunakan dan mengancam kesehatan masyarakat, khususnya kalangan remaja dan pekerja usia produktif.

    “Kami berkomitmen untuk terus melakukan penindakan terhadap peredaran obat-obatan keras ilegal. Ini merupakan bentuk perlindungan kepada masyarakat dari penyalahgunaan obat yang dapat merusak kesehatan dan menimbulkan gangguan kamtibmas,” katanya.

    Saat ini ketiga orang yang diamankan beserta barang bukti telah dibawa ke Mako Ditpolairud Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

    Penyidik selanjutnya akan membuat laporan polisi, memeriksa para saksi, melakukan gelar perkara, serta mengajukan uji laboratorium terhadap barang bukti yang telah diamankan guna mendukung proses penyidikan.

    Kasus tersebut diselidiki berdasarkan dugaan pelanggaran Pasal 435 dan/atau Pasal 436 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan juncto Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.

  • Jaga Jakarta On The Spot di Kemang Utara, Polsek Mampang Ajak Warga Tingkatkan Kewaspadaan terhadap Kejahatan dan Tawuran Remaja

    Jakarta Selatan – Dalam rangka memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polsek Mampang Prapatan melaksanakan kegiatan Jaga Jakarta On The Spot di Jalan Kemang Utara RT 06/04, Kelurahan Bangka, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Minggu (7/6/2026) sore.

    Kegiatan yang dimulai pukul 16.15 WIB tersebut dipimpin oleh Panit Reskrim Polsek Mampang, Ipda Raymond Carl Yahya, S.H., dan dihadiri oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Bangka Aiptu Sunyoto, Ketua RW 04 Bapak Zulkifli, para Ketua RT se-RW 04, serta perwakilan LMK Kelurahan Bangka.

    Dalam sambutannya, Ipda Raymond Carl Yahya menjelaskan bahwa program yang sebelumnya dikenal sebagai Ngopi Kamtibmas kini hadir dengan konsep baru melalui Jaga Jakarta On The Spot, sebagai wadah komunikasi langsung antara kepolisian dan masyarakat guna membahas berbagai persoalan kamtibmas yang berkembang di lingkungan warga.

    Pada kesempatan tersebut, Ipda Raymond menyoroti fenomena yang belakangan ramai diperbincangkan masyarakat, yakni aksi pelaku kejahatan yang menyamar sebagai “pocong begal”. Ia mengingatkan warga agar tidak mudah terpengaruh rasa takut yang berlebihan dan tetap mengedepankan kewaspadaan.

    “Di balik sosok yang menyeramkan tersebut terdapat niat jahat manusia yang memanfaatkan ketakutan masyarakat untuk melakukan aksi kejahatan. Karena itu, warga diharapkan meningkatkan kepedulian lingkungan, saling mengingatkan, serta aktif melakukan patroli bersama guna mencegah tindak kriminalitas,” ujarnya.

    Selain itu, pihak kepolisian juga mengajak para orang tua untuk lebih mengawasi aktivitas anak-anak dan remaja, terutama pada malam hari. Hal ini sebagai langkah antisipasi terhadap maraknya aksi tawuran yang saat ini menjadi tren di kalangan remaja.

    Dalam kesempatan tersebut, warga juga diimbau untuk memarkir kendaraan di tempat yang aman serta menggunakan kunci ganda guna mencegah pencurian kendaraan bermotor. Masyarakat juga diingatkan untuk memanfaatkan layanan Hotline Polri 110 apabila membutuhkan bantuan atau kehadiran petugas kepolisian.

    Sementara itu, Ketua RW 04 Kelurahan Bangka, Bapak Zulkifli, menyampaikan apresiasi kepada Polsek Mampang yang terus hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan Jaga Jakarta On The Spot. Menurutnya, kegiatan ini sangat bermanfaat dalam mempererat komunikasi dan membangun kesadaran bersama untuk menjaga keamanan lingkungan.

    “Kami mengajak seluruh warga, khususnya para orang tua, agar terus mengawasi anak-anak remajanya dan mengingatkan mereka untuk tidak berkumpul hingga larut malam. Mari kita bersama-sama menjaga lingkungan RW 04 Kelurahan Bangka agar tetap aman, nyaman, dan kondusif,” ungkapnya.

    Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan dialog interaktif antara warga dengan pihak kepolisian. Pada pukul 17.25 WIB kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama.

  • Patroli Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Selatan Intensifkan Strong Point dan Himbauan Kamtibmas, Antisipasi Tawuran serta Kejahatan Jalanan

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), Team Patroli Perintis Presisi (3P) Polres Metro Jakarta Selatan melaksanakan patroli mobile dan kegiatan strong point di sejumlah titik rawan gangguan kamtibmas pada wilayah hukum Polres Metro Jakarta Selatan.

    Kegiatan patroli difokuskan untuk mengantisipasi tawuran warga, balap liar, kejahatan jalanan, serta tindak pidana 3C (Curat, Curas, dan Curanmor). Personel Team 3P melakukan strong point di kawasan Bukit Duri pinggir kali Pos Jaga Jakarta Bersama Masyarakat yang berbatasan dengan wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Selatan guna mencegah potensi tawuran antarwarga serta gangguan keamanan lainnya.

    Selanjutnya, patroli dilanjutkan dengan strong point di Poskamling Bukit Duri, Jalan Kebon Baru, Tebet, serta di Jalan Sultan Agung, Tebet. Kehadiran personel di lokasi tersebut bertujuan memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mencegah aksi tawuran dan berbagai bentuk gangguan kamtibmas.

    Tim juga melakukan pemantauan dan pengamanan di bawah Flyover Jalan Dr. Saharjo, Tebet, serta Flyover Pancoran Jalan Gatot Subroto, Pancoran, yang merupakan titik rawan kejahatan jalanan. Selain itu, strong point turut dilaksanakan di Jalan Duren Tiga Raya, Pancoran, guna memastikan situasi wilayah tetap aman dan kondusif.

    Dalam patroli tersebut, Team 3P memberikan himbauan kamtibmas kepada para pedagang di kawasan Jalan Kemang Utara, Mampang Prapatan, agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminalitas dan segera melaporkan apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan.

    Patroli juga menyasar kelompok pemuda yang masih berkumpul pada malam hari. Sebanyak enam pemuda yang sedang nongkrong di samping Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Jalan Nipa, Kebayoran Baru, dilakukan pemeriksaan secara humanis. Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan barang berbahaya maupun barang terlarang. Selanjutnya, petugas memberikan imbauan agar mereka segera kembali ke kediaman masing-masing guna menghindari potensi menjadi korban maupun pelaku gangguan kamtibmas.

    Seluruh rangkaian kegiatan patroli berjalan aman, lancar, dan kondusif. Setelah memastikan situasi wilayah dalam keadaan terkendali, Team Patroli Perintis Presisi kembali ke Mako Polres Metro Jakarta Selatan. Kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat terus memberikan rasa aman serta mencegah terjadinya gangguan keamanan di wilayah Jakarta Selatan.

  • Polsek Mampang Gelar Jaga Jakarta On The Spot, Perkuat Sinergi Warga Cegah Tawuran dan Kejahatan Jalanan

    Jakarta Selatan – Dalam upaya memperkuat sinergi antara Kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan, Polsek Mampang Polres Metro Jakarta Selatan melaksanakan kegiatan Jaga Jakarta On The Spot di Jalan Mampang Prapatan II, Gang Masjid Al-Mustaqim No. 17 RT 005/007, Kelurahan Mampang Prapatan, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

    Kegiatan yang dimulai pada pukul 20.00 WIB tersebut dibuka oleh Ps. Kanit Binmas Polsek Mampang, Ipda Suyadi, S.H., serta dihadiri oleh pengurus lingkungan, ketua RW, ketua RT, petugas keamanan lingkungan, dan warga setempat.

    Dalam sambutannya, Ipda Suyadi menjelaskan bahwa program Jaga Jakarta On The Spot merupakan pengembangan dari kegiatan Ngopi Kamtibmas yang bertujuan mempererat komunikasi antara Polri dan masyarakat serta membahas berbagai permasalahan kamtibmas yang berkembang di lingkungan warga.

    Pada kesempatan tersebut, Ipda Suyadi menyoroti fenomena yang belakangan ramai diperbincangkan masyarakat, yakni aksi kriminal dengan modus yang dikenal sebagai “Pocong Begal”. Ia mengingatkan warga agar tidak mudah terpengaruh oleh isu yang menimbulkan ketakutan berlebihan, namun tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus kejahatan yang dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab.

    Selain itu, warga diajak untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap keamanan lingkungan melalui kegiatan ronda, patroli lingkungan, dan saling memberikan informasi apabila ditemukan hal-hal yang mencurigakan. Menurutnya, kekompakan masyarakat menjadi salah satu kunci utama dalam mencegah terjadinya tindak kejahatan.

    Dalam dialog bersama warga, Polsek Mampang juga mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap anak-anak dan remaja, terutama pada malam hari. Orang tua diminta untuk memastikan keberadaan anak-anaknya dan mengimbau mereka agar tidak berkumpul hingga larut malam guna mencegah keterlibatan dalam aksi tawuran yang saat ini menjadi salah satu perhatian serius di wilayah Jakarta Selatan.

    Petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar memarkir kendaraan di tempat yang aman serta menggunakan kunci ganda sebagai langkah antisipasi terhadap pencurian kendaraan bermotor. Selain itu, warga diingatkan untuk memanfaatkan layanan Hotline Polri 110 apabila membutuhkan bantuan atau ingin melaporkan gangguan kamtibmas.

    Sementara itu, Ketua LMK Kelurahan Mampang Prapatan, Bapak Yaser Arafat, menyampaikan apresiasi kepada Polsek Mampang yang telah hadir langsung di tengah masyarakat melalui program Jaga Jakarta On The Spot. Ia mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan serta terus mengingatkan para remaja agar tidak berada di luar rumah hingga larut malam.

    “Kita sebagai orang tua harus terus mengawasi dan mengingatkan anak-anak agar tidak nongkrong hingga lewat pukul 23.00 WIB. Mari kita jaga bersama wilayah RW 007 agar tetap aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh warga,” ujarnya.

    Kegiatan Jaga Jakarta On The Spot berlangsung dengan penuh keakraban dan interaksi positif antara warga dan aparat Kepolisian. Pada pukul 21.00 WIB, kegiatan selesai dilaksanakan dan ditutup dengan sesi foto bersama. Secara keseluruhan, kegiatan berjalan aman, lancar, dan kondusif serta diharapkan semakin memperkuat kemitraan antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.

  • Bhabinkamtibmas Kelurahan Bintaro Sambangi Satpam Perumahan Graha Baru, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

    Jakarta Selatan – Dalam upaya mempererat kemitraan antara Polri dan masyarakat serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, Bhabinkamtibmas Kelurahan Bintaro, Aipda Shaipul Ansor, melaksanakan kegiatan sambang dan kunjungan bimbingan kamtibmas (Bintibmas) di Perumahan Graha Baru, Jalan RC Veteran Raya RT 004/12, Kelurahan Bintaro, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Minggu (7/6/2026) pukul 11.17 WIB.

    Dalam kegiatan tersebut, Aipda Shaipul Ansor bertemu dan berdialog langsung dengan petugas keamanan lingkungan, yakni Bapak Iwan dan Bapak Dika yang bertugas sebagai satpam Perumahan Graha Baru. Kegiatan sambang ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi dan meningkatkan peran aktif unsur keamanan lingkungan dalam menjaga stabilitas kamtibmas di wilayahnya.

    Pada kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas menyampaikan sejumlah pesan kamtibmas, di antaranya mengajak petugas keamanan dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan, serta tidak mudah mempercayai informasi atau berita hoaks sebelum dipastikan kebenarannya.

    Selain itu, Aipda Shaipul Ansor juga memberikan sosialisasi terkait antisipasi kejahatan 3C (Curat, Curas, dan Curanmor), serta mengimbau warga yang menggunakan kendaraan bermotor agar selalu memasang kunci ganda guna mencegah aksi pencurian kendaraan bermotor. Tidak hanya itu, masyarakat juga diingatkan untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, khususnya remaja, dengan memastikan mereka sudah berada di rumah paling lambat pukul 22.00 WIB guna mengantisipasi kenakalan remaja maupun keterlibatan dalam aksi tawuran.

    Dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, Bhabinkamtibmas turut mensosialisasikan Call Center Polri 110 serta nomor pengaduan Kapolsek Pesanggrahan melalui WhatsApp di 0813-8222-5050. Warga juga diimbau untuk segera berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas apabila menemukan atau mengalami permasalahan yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban lingkungan.

    Kegiatan sambang tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Petugas keamanan Perumahan Graha Baru menyampaikan rasa senang dan nyaman atas kunjungan yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas. Mereka juga mengucapkan terima kasih kepada Polsek Pesanggrahan atas perhatian, silaturahmi, serta kepedulian yang terus diberikan kepada warga.

    Melalui kegiatan sambang dan Bintibmas yang rutin dilaksanakan, diharapkan sinergitas antara Polri, petugas keamanan lingkungan, dan masyarakat semakin kuat dalam mewujudkan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Kelurahan Bintaro.

  • Anggota Samapta Polsek Tebet Laksanakan Pengamanan dan Patroli Dialogis di Mandiri KCP Tebet Barat

    Jakarta – Anggota Samapta Polsek Tebet, Briptu Ari Setyadi melaksanakan kegiatan pengamanan sekaligus patroli dialogis di Bank Mandiri, Jl. Tebet Barat IX No. 26, Kelurahan Tebet Barat, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan.

    Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas seperti tindak pencurian maupun aksi kriminal lainnya, serta memberikan himbauan kepada pihak keamanan dan masyarakat sekitar agar selalu waspada, menjaga ketertiban, dan segera melaporkan ke pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan.

    Selama pelaksanaan, situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif. Kehadiran personel Samapta di lapangan diharapkan dapat meningkatkan rasa aman bagi nasabah dan karyawan bank, serta meminimalisir peluang terjadinya tindak kejahatan.

  • Polsek Kebayoran Lama Gelar Operasi Cipta Kondisi, Amankan Pelaku Pembawa Tramadol dan Lima Sepeda Motor Bermasalah

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), Polsek Kebayoran Lama Polres Metro Jakarta Selatan melaksanakan Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) yang difokuskan pada antisipasi balap liar, tawuran warga, kejahatan jalanan, serta tindak pidana 3C (Curat, Curas dan Curanmor) di wilayah hukum Polsek Kebayoran Lama.

    Kegiatan diawali dengan apel kesiapan yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Kebayoran Lama, Kompol Muhammad Kukuh Islami, S.I.K., M.I.K., dan dihadiri oleh Pawas IPTU Tasori, Panit Reskrim IPDA Tabah Dosroha Tekat, A.Md., S.H., Kapolsubsektor Pondok Indah IPDA Maraden, serta personel Polsek Kebayoran Lama dan unsur FKPM.

    Dalam arahannya, Kapolsek menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang hadir dan menegaskan bahwa kegiatan Cipta Kondisi dilaksanakan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas di wilayah Kebayoran Lama. Ia juga mengingatkan seluruh personel agar meningkatkan sinergi dalam menjaga wilayah dari potensi tawuran, balap liar, dan berbagai bentuk kejahatan jalanan.

    Usai apel, personel melaksanakan patroli kewilayahan dan razia stasioner di Jalan Bang Pitung, Kelurahan Grogol Utara, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Sasaran kegiatan adalah para pelaku kejahatan jalanan, pengguna kendaraan bermotor yang tidak memenuhi ketentuan, serta pihak-pihak yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

    Dari hasil operasi, petugas berhasil mengamankan satu unit kendaraan roda dua bernomor polisi F-2098-UAI serta mengamankan 14 bungkus obat keras jenis Tramadol yang diduga dibawa tanpa izin. Dua orang yang diduga sebagai pemilik obat tersebut turut diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Polsek Kebayoran Lama.

    Selain itu, petugas juga mengamankan empat sepeda motor yang tidak dilengkapi surat-surat kendaraan maupun pelat nomor kendaraan. Kendaraan tersebut kemudian dibawa ke Mapolsek Kebayoran Lama guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

    Kapolsek Kebayoran Lama menegaskan bahwa kegiatan patroli dan operasi cipta kondisi akan terus dilaksanakan secara rutin guna menekan angka kriminalitas serta mencegah terjadinya gangguan kamtibmas di wilayah Jakarta Selatan. Kehadiran aparat di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat serta mencegah munculnya potensi gangguan keamanan sejak dini.

    Selama pelaksanaan kegiatan, situasi wilayah hukum Polsek Kebayoran Lama terpantau aman, tertib, dan kondusif.

  • Polsek Mampang Gelar Operasi Razia Antisipasi Narkoba, Tawuran, Begal dan Kejahatan Jalanan

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif, Polsek Mampang Polres Metro Jakarta Selatan melaksanakan Operasi Razia guna mencegah gangguan kamtibmas seperti penyalahgunaan narkoba, tawuran, begal, pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), serta pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah hukum Polsek Mampang.

    Kegiatan diawali dengan apel kesiapan yang dipimpin oleh Pawas sekaligus Panit Intelkam Polsek Mampang, Ipda Aifan Roja, S.H. Dalam arahannya, Ipda Aifan Roja menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang hadir dan menegaskan pentingnya pelaksanaan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab, profesional, humanis, serta sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.

    Ia juga menekankan agar seluruh anggota mengedepankan langkah-langkah preventif dan deteksi dini melalui patroli serta pemeriksaan secara selektif terhadap lokasi maupun kelompok yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas. Fokus pengawasan diarahkan pada titik-titik rawan tawuran, jalur sepi, lokasi yang kerap dijadikan tempat berkumpul hingga dini hari, serta kawasan yang memiliki potensi kerawanan kriminalitas.

    Selain itu, personel diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap peredaran narkoba, kepemilikan senjata tajam, maupun barang berbahaya lainnya yang dapat mengancam keamanan masyarakat. Apabila ditemukan indikasi tindak pidana, anggota diinstruksikan untuk melakukan tindakan kepolisian secara tegas namun tetap terukur dan sesuai standar operasional prosedur (SOP).

    Dalam pelaksanaan operasi, petugas juga melakukan pemeriksaan kendaraan secara profesional dan persuasif dengan mengedepankan sikap santun kepada masyarakat. Sasaran pemeriksaan meliputi kendaraan yang tidak dilengkapi dokumen resmi, kendaraan dengan pelat nomor yang tidak sesuai, penggunaan knalpot bising, serta kendaraan yang dicurigai merupakan hasil tindak kejahatan.

    Ipda Aifan Roja turut mengingatkan seluruh personel untuk selalu menerapkan buddy system dalam bertugas, meningkatkan koordinasi dengan perwira pengendali di lapangan, serta mengutamakan keselamatan personel selama kegiatan berlangsung. Ia juga menegaskan pentingnya menjaga nama baik institusi Polri dengan memberikan pelayanan yang humanis dan menghadirkan rasa aman bagi masyarakat.

    Melalui kegiatan operasi razia yang dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan ini, Polsek Mampang berkomitmen untuk menekan angka kriminalitas, mencegah gangguan kamtibmas, serta menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh masyarakat di wilayah Jakarta Selatan.

  • Polsek Pesanggrahan Tingkatkan Operasi Cipta Kondisi, Amankan Tiga Kendaraan Tanpa Kelengkapan Surat-Surat

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polsek Pesanggrahan Polres Metro Jakarta Selatan kembali melaksanakan Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) guna mengantisipasi gangguan kamtibmas seperti penyalahgunaan narkoba, tawuran, begal, pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor), Sabtu (6/6/2026) dini hari.

    Kegiatan diawali dengan apel kesiapan yang berlangsung di halaman Mako Polsek Pesanggrahan pada pukul 01.00 WIB. Operasi berada di bawah kendali Kapolsek Pesanggrahan, Kompol Dr. Seala Syah Alam, S.I.K., M.Si., CPHR., CBA., dan diikuti oleh personel yang terlibat dalam pengamanan wilayah.

    Dalam arahannya, pimpinan apel mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota yang hadir dan menegaskan pentingnya menjaga situasi wilayah hukum Polsek Pesanggrahan tetap aman dan kondusif. Personel diinstruksikan untuk terus melaksanakan patroli dan kegiatan preventif guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan, khususnya tawuran, kejahatan jalanan, serta tindak kriminalitas lainnya yang kerap terjadi pada jam-jam rawan.

    Selain itu, anggota juga diminta untuk meningkatkan patroli di lokasi-lokasi yang berpotensi menjadi titik rawan curanmor dan tempat berkumpulnya remaja pada malam hingga dini hari. Seluruh personel diingatkan agar selalu waspada, menjaga keselamatan diri, dan menghindari kesalahan dalam pelaksanaan tugas.

    Usai apel, personel melaksanakan razia di kawasan Jalan Ulujami Raya (Pos Pantau), Kelurahan Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Kegiatan difokuskan pada pemeriksaan kendaraan, orang, serta pemantauan daerah yang dianggap rawan terjadinya penyalahgunaan narkoba, tawuran, curat, curas, dan curanmor.

    Dari hasil operasi, petugas berhasil mengamankan tiga unit kendaraan roda dua yang tidak dilengkapi dengan surat-surat kendaraan yang sah. Kendaraan tersebut kemudian diamankan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.

    Pada pukul 02.30 WIB, kegiatan razia selesai dilaksanakan dengan situasi yang aman dan kondusif. Setelah operasi berakhir, personel melanjutkan kegiatan dengan melaksanakan strong point dan patroli di sejumlah titik rawan guna mengantisipasi aksi balap liar, trek-trekan, serta kejahatan jalanan lainnya seperti curat, curas, dan curanmor.

    Melalui kegiatan Operasi Cipta Kondisi yang dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan, Polsek Pesanggrahan menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, khususnya pada malam hingga dini hari.

  • Polsek Jagakarsa Melaksanakan Operasi Cipta Kondisi Antisipasi Begal, Curanmor dan Narkoba

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) tetap aman dan kondusif, Pawas Polsek Jagakarsa AKP Mujianto, S.H. memimpin apel operasi dan patroli kewilayahan guna mengantisipasi tindak kejahatan jalanan, begal, pencurian kendaraan bermotor (curanmor), penyalahgunaan narkoba, serta aksi balap liar di wilayah Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan.

    Kegiatan diawali dengan apel kesiapan yang diikuti oleh personel Polsek Jagakarsa, Babinsa, Satpol PP, dan Pokdar Kamtibmas dengan total kekuatan sebanyak 21 personel. Dalam arahannya, AKP Mujianto mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta apel yang hadir dan menekankan pentingnya sinergitas dalam menjaga keamanan wilayah Jagakarsa.

    Ia menyampaikan bahwa setelah apel seluruh personel akan melaksanakan patroli kewilayahan untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif, sekaligus mencegah terjadinya tindak pidana 3C (Curat, Curas, dan Curanmor), balap liar, serta berbagai bentuk gangguan kamtibmas lainnya. Seluruh personel juga diingatkan untuk selalu menjaga kesehatan, keselamatan, dan meningkatkan kewaspadaan selama pelaksanaan tugas.

    Adapun sasaran kegiatan meliputi lokasi rawan tawuran, balap liar, kejahatan jalanan, serta tempat-tempat yang sering dijadikan lokasi berkumpulnya remaja hingga larut malam. Petugas juga memberikan imbauan kepada pengelola swalayan yang beroperasi 24 jam agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminalitas.

    Dalam pelaksanaannya, tim patroli menyusuri sejumlah ruas jalan di wilayah Jagakarsa, antara lain Jalan Timbul, Jalan RM Kahfi II, dan Jalan Warung Sila, Kelurahan Ciganjur. Selain patroli mobile, petugas juga melaksanakan operasi razia di Jalan Srengseng Sawah, Jagakarsa, dengan melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan roda dua, kendaraan roda empat, orang, serta barang bawaan yang melintas di lokasi.

    Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan dua unit sepeda motor, masing-masing Yamaha Mio Soul dan Honda Revo, yang tidak dilengkapi dengan pelat nomor kendaraan. Kedua kendaraan tersebut selanjutnya diamankan dan dibawa ke Mapolsek Jagakarsa untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut sesuai prosedur yang berlaku.

    Selain itu, personel juga melaksanakan strong point di sejumlah titik rawan tawuran serta mengunjungi pos-pos siskamling untuk berkoordinasi dengan warga dan memberikan pesan-pesan kamtibmas. Kegiatan patroli mobile dan blue light patrol terus dilakukan sebagai langkah preventif guna menjaga stabilitas keamanan wilayah.

    Melalui kegiatan operasi dan patroli rutin yang ditingkatkan ini, Polsek Jagakarsa berharap dapat mencegah terjadinya berbagai bentuk gangguan kamtibmas serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. Selama kegiatan berlangsung, situasi wilayah Kecamatan Jagakarsa terpantau aman, tertib, dan kondusif.